Sabtu, 28 Januari 2023

Dewan Desak Pemkab Bogor Segera Cairkan Samisade, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Nanti Kasihan Pengguna Anggarannya!

- Minggu, 18 September 2022 | 11:17 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto

METROPOLITAN.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merealisasikan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade). Hal itu seiring dengan disetujuinya revisi Peraturan Bupati (Perbup) terkait bantuan bantuan keuangan kepada desa. Meski belum menerima hasil revisi Perbup Samisade, Rudy mendesak Pemkab Bogor agar segera merealisasikan program tersebut. Terlebih sisa tahun anggaran 2022 ini hanya menyisakan waktu tak kurang dari empat bulan. "Kami hanya dengar revisi perbupnya sudah selesai, maka kalau sudah selesai segera cairkan jangan nunggu nanti-nanti karena kalau nunggu nanti-nanti kasian pengguna anggarannya," kata Rudy. Ia juga meminta para kepala desa dalam mengerjakan proyek dari bantuan keuangan infratruktur desa alias Samisade, untuk mengedepankan asas gotong royong. Sebab, bantuan keuangan infrastruktur desa ini tidak diatur untuk mengarahkan pada salah satu penyedia jasa. “Saya harap desa mengedepankan asas gotong royong, agar bisa dinikmati bersama dengan masyarakat. Tidak ada pihak manapun yang mengarahkan dan menentukan harus menggunakan jasa siapa. Kami juga di DPRD tidak ada untuk mengarahkan. Itu kewenangan penuh pengguna anggaran kepala desa,” paparnya. Ia juga meminta agar eksekutif turun membantu dan mengawal dalam melancarkan program Samisade yang merogoh anggaran Rp395 miliar itu, agar mampu berjalan tanpa ada aturan yang dilanggar. “Kita (eksekutif dan legislatif) berikan bantuan, tapi kita juga mesti memberikan pengamanan kepada yang dibantu dengan cara mendampingi mereka supaya kepala desa tidak takut menggunakannya. Berikan keyakinan, timeline, supaya dan didampingi supaya proses administrasinya cepat,” ungkapnya. Sementara iru, Pemkab Bogor, meminta para kepala desa untuk menyiapkan formulasi penyerapan anggaran SamiSade) yang rencananya akan dicairkan pada Oktober. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Teuku Mulya menjelaskan, kesiapan kepala desa akan menentukan maksimal tidaknya penyerapan anggaran SamiSade sebesar Rp395 miliar. Terlebih, kata dia, Pemkab Bogor hanya memiliki waktu tiga bulan untuk menyerap anggaran sebanyak itu hingga akhir tahun 2022. "Jadi maksimal tidaknya tergantuna kepala desa sebagai pengguna anggaran. Karena kami di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menilai, secara teknis pekerjaan teknis di lapangan itu bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan," kata Teuku Mulya. Sejauh ini, TAPD Kabupaten Bogor masih memiliki skenario pencairan SamiSade dilakukan dalam dua tahap, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 69 tahun 2022 yang baru saja diterbitkan. "Tetap dua tahap. Tapi kan kita lihat juga nanti pelaksanaan tahap satu seperti apa. Kami berharap pemerintah desa dapat melaksanakannya dengan baik. Terserap maksimal dan pelaporan penggunaannya juga baik," pungkasbya. (mam)  

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

X