Sabtu, 4 Februari 2023

Plt Bupati Bogor Buka-bukaan Soal Rotasi dan Mutasi ASN yang Menjadi Celah Korupsi

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 12:54 WIB
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan

METROPOLITAN.id - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengungkapkan ada delapan area di Kabupaten Bogor yang menjadi celah untuk melakukan tindak pidana korupsi. Ya, salah satunya adalah rotasi-mutasi jabatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya saat terjadi rotasi dan mutasi kepada ASN memang menjadi celah korupsi. Dan hal tersebut menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga KPK pun selalu mengingatkan terkait delapan area yang menjadi celah untuk terjadinya korupsi. "Korupsi itu potensi terjadinya di delapan area itu nggak kemana-mana. Kalau tidak dirotasi mutasi, pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta beberapa yang lainnya. Makanya disebut delapan area itu penting untuk dijadikan progres pembenahan," kata Iwan. Ia juga mengungkapkan jika rotasi dan mutasi menjadi salah satu area terjadinya korupsi, lantaran setiap hal tersebut terjadi atau adanya promosi jabatan kerap memiliki nilai. "Karena disitu ada nilai mempromosikan jabatan sekian jadi kepala dinas sekian, mungkin ada itu dulu. Karena ini saya dapat dari KPK," paparnya. Kabupaten Bogor, lanjut Iwan, memiliki penilaian yang rendah dari delapan area tersebut. Sehingga sampai akhir tahun ini, ia ingin melakukan pembenahan agar nilai pada delapan area yang menjadi celah terjadinya korupsi menjadi lebih baik. "Kedepan fokus kelola pemerintah kepada delapan item itu. Dan bagaimana dari delapan item itu dijalankan dengan metode pencegahan. Sebab kita masih banyak yang kurang atau poinnya rendah. Mudah-mudahan diakhir tahun ini angkanya semakin tinggi mencapai 85 persen," tegasnya. Iwan juga menegaskan jika Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK tidak lepas dari delapan area tersebut yakni, perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan perizinan, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, manajemen aset, optimalisasi pendapatan dan dana desa. "Sehingga langkah antisipasinya salah satunya adalah kita harus kita mulai dari penggunaan e-katalog, menghindari pertemuan serta yang lainnya," ungkap Iwan. (mam)

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X