Sabtu, 4 Februari 2023

Geger Pembunuhan Sadis PSK Pria di Cianjur, Polisi : Gegara Video Seks-nya Disebar

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 12:36 WIB

METROPOLITAN.id – Publik dibuat geger dengan penemuan mayat pria di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Adalah Syaifudin Maulana, seorang yang diduga PSK pria asal Blora, Jateng yang dibunuh dengan sadis oleh empat orang pelaku. Polisi mengungkap bahwa penyebab pembunuhan yakni video seks yang disebar korban. Dikutip dari detikJabar, Syaifudin ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan kepala ditutup karung serta masih mengenakan kalung emas. Jasadnya ditemukan di perairan Cipicung Waduk Cirata, Kecamatan Mande, Sabtu (15/10) sore. Mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari ikan. Polisiakhirnya menangkap empat pelaku terkait pembunuhan Syaifudin. Keempat pelaku itu Akbar Pamungkas, Wahyu Gunawan, Dadan Supriatna, dan Endi langsung kabur usai membunuh korban. “Pelaku ini kabur ke luar Cianjur, setelah kami berhasil mendapatkan lokasi pasti keberadaannya, anggota langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku di kawasan Semper, Jakarta Utara," ujar ujar Kasatpol Airud Polres Cianjur AKP Heri, dikutip dari detikcom, Jumat (21/10). Polisi juga mengungkap bahwa para pelaku sempat menyiksa korban sebelum ditenggelamkan di sungai. Korban dipukul, dicekik lalu diikat dan dilakban. "Dari keterangan para pelaku, mereka memukul dan mencekik korban. Kemudian korban diikat tangan dan dilakban mulutnya. Setelahnya korban dilemparkan dari atas jembatan ke sungai di kawasan Mande," kata dia. "Jadi dieksekusi pada Rabu (12/10) lalu, kemudian jasad korban ditemukan empat hari setelahnya di kawasan Waduk Cirata Desa Bobojong Kecamatan Mande pada Sabtu (16/10)," imbuhnya. Polisi juga mengungkap pembunuhan keji itu dipicu korban yang menyebarkan video seks sesama jenis dari adik salah seorang pelaku. Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menjelaskan tindak pidana pembunuhan tersebut bermula ketika adik dari pelaku Dadan Supriatna memesan jasa korban yang merupakan penjaja seks sesama jenis dua pekan sebelum pembunuhan. Namun adik pelaku yang melakukan hubungan laki-laki seks laki-laki dengan korban tidak mau membayar. Korban yang kesal pun akhirnya menyebarkan video saat dirinya melakukan hubungan seks sesama jenis dengan adik dari pelaku. "Jadi pemicunya karena video seks adik pelaku Dadan ini disebar oleh korban ke warga dan grup whatapps di lingkungan tempat tinggal adik pelaku. Hal itu dilakukan karena korban merasa kesal tidak dibayar oleh adik pelaku," ujar dia, Kamis (20/10/2022). Para pelaku sempat menginterogasi korban terkait tujuannya menyebarkan video seks sesama jenis antara adiknya dengan korban. "Dari keterangan pelaku, saat ditanya korban ini beralasan jika video itu disebar karena kesal dirinya tak dibayar adik pelaku. Kemudian para pelaku memukuli dan mencekik korban hingga pingsan," ucap Doni Hermawan. Tak sampai di situ, pelaku juga mengikat tangan korban dengan tali, melakban mulutnya, dan menutup kepalanya dengan karung. Setelahnya korban dilempar dari atas jembatan di Jalan Mande-Cikalongkulon ke sungai. "Pelaku ada empat orang, tiga orang pelaku utama yang membunuh korban dan satu pelaku lagi yakni Endi merupakan penadah dari barang berharga korban. Semuanya ditangkap di Jakarta," ungkapnya. Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. (dtk/ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X