Rabu, 31 Mei 2023

Bima Arya Apresiasi Pengelola Kebun Raya Bogor Tutup Wisata Malam GLOW

- Jumat, 21 Oktober 2022 | 18:40 WIB

METROPOLITAN.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengapresiasi langkah pengelola Kebun Raya Bogor dalam hal ini PT Mitra Natura Raya (MNR) yang menutup wisata malam GLOW. Musababnya, Bima Arya menilai keberadaan wisata malam GLOW selama ini telah menimbulkan polemik. "Di hari ini di Jumat yang penuh berkah ini telah tercapai kesepakatan antara seluruh pihak baik dari MNR, kemudian juga dari budayawan semua aliansi menyepakat poin-poin untuk menghentikan GLOW ini," kata Bima Arya usai menghadiri kegiatan silaturahmi bersama seluruh elemen masyarakat Kota Bogor yang berlangsung di Kebun Raya Bogor pada Jumat (21/10). "Yang telah lama menimbulkan polemik ada kesepakatan untuk penurunan atribut, lampu-lampu dan sebagainya," sambungnya. Meski begitu, menurut Bima Arya, memang masih ada PR terkait poin-poin yang telah dibahas dalam kegiatan silaturahmi tadi. Untuk itu, pihaknya akan melakukan duduk bersama menyepakati format pengelola Kebun Raya Bogor ke depan seperti apa. "Tadi ada harapan agar kemudahan bagi pengunjung. Yah saya sepakat gitu tapi nanti soal tiket retrbusi dan lain-lain kita hitung lagi. Tapi Pemkot akan mengalokasikan, Pemkot itu kan setiap tahun dapat dari Kebun Raya. Ya retribusinya, nanti kita akan kembalikan lagi ke Kebun Raya untuk fasilitas yang lebih baik," ucap Bima Arya. "Format-format apa lagi nanti di bicarakan bersama sama untuk ke depan lagi lebih baik. Ya saya kira masih mungkin ada kegiatan edukasi, kegiatan budaya tapi semuanya dibicarakan di forum ini bersama-sama," ujarnya. Sebelumnya, pengelola Kebun Raya Bogor melalui PT Mitra Natura Raya (MNR) secara resmi menutup wisata malam GLOW pada Jumat (21/10). Penutupan wisata malam GLOW ini sendiri terungkap dalam kegiatan silaturahmi bersama seluruh elemen masyarakat Kota Bogor yang berlangsung di Kebun Raya Bogor pada Jumat (21/10). "Kita ikut arahan pak wali (Bima Arya) dan saat ini kita tutup. Iya (termasuk menurunkan peralatan wisata malam GLOW)," kata GM Coorporate Communication dan Security PT MNR, Zaenal Arifin kepada wartawan. Disinggung apakah penutupan ini dilakukan secara permanen, pria yang akrab disapa Zae ini tidak memberikan kepastian. Dirinya hanya mengaku mengikuti apa yang menjadi arahan dari Wali Kota Bogor, Bima Arya. "Kita ikut arahan pak wali untuk terkait dengan GLOW, saat ini ditutup seperti apa yang disampaikan bu Riyanthi Handayani (Presiden Direktur PT MNR)," ucap Zae. "Mungkin pak wali akan menjembatani kita dengan IPB, ini pun juga menjadi langkah baik kita dengan para budayawan ada aspirasi-aspirasi mereka kami terima, dan semoga silahturahmi ini menjadi awal komunikasi yang baik lagi, (antara) kami Mitra Natura Raya sebagai mitra pengelola Kebun Raya dengan para seluruh element masyarakat," sambungnya. Pada kesempatan ini, Zae mengakui dalam keputusan penutupan wisata malam GLOW ini tentu ada konsekuensi yang dialami. Di mana, ada kewajiban-kewajiban yang perlu dipenuhi, namun saat ini tidak bisa terpenuhi. Meski begitu, pihaknya optimis karena di kondisi saat ini, pengunjung Kebun Raya Bogor sudah mulai normal. Di mana, kunjungan rata-rata weekdays mencapai sekitar 2.000-3.000 pengunjung perharinya. Sedangkan, weekend hampir 5.000-10.000 pengunjung perharinya. "Jadi itu kan bagian dari opportunity untuk kita dapat menata, ada elemen-elemen lain lah terkait dengan program-program lain, ke depannya akan kita konsolidasikan tentu kita akan meminta arahan wali kota terkait hal itu," tandasnya. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

X