Minggu, 29 Januari 2023

Pemkab Siapkan Langkah-langkah Antisipasi Lonjakan Inflasi

- Senin, 31 Oktober 2022 | 13:32 WIB

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan inflasi. Sejauh ini, angka inflasi di Kabupaten Bogor masih terbilang aman atau berada di zona hijau. Hal itu disampaikan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional dalam rangka Pengendalian Inflasi di Daerah di Ruang Rapat Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (31/10). Menurut Iwan, rapat tersebut memberikan gambaran secara makro terkait keadaan yang harus diantisipasi dampak dari kejadian dunia seperti perang Ukraina Rusia, dan kejadian global lainnya. "Kita siap-siap, jangan sampai krisis dunia ini berdampak ke Indonesia. Makanya setiap Senin, seminggu sekali itu kita evaluasi terkait perkembangan inflasi," ujar Iwan. Dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberi penekanan pada provinsi dan kabupaten/kota yang kenaikan inflasinya tinggi. "Makanya Pak Menteri memberi warning kepada bupati atau wali kota yang inflasinya tinggi disuruh presentasi. Alhamdulillah kalau Bogor inflasinya masih rendah, masih hijau. Di Jabar juga masih bagus, serapan anggarannya bagus, pendapatan, belanja dan lainnya. Ini harus dipertahankan agar tetap di zona hijau, kalaupun naik tidak tinggi," sambungnya. Beberapa langkah juga disiapkan Pemkab Bogor untuk mengantisipasi inflasi. Misalnya, menyegarakan belanja negara, menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga, hingga menginventarisasi kelangkaan bahan pokok. "Kita juga alokasikan Dana Desa untuk ketahanan pangan sesuai arahan pusat. Inventarisasi kelangkaan bahan pokok juga dilakukan, misalnya beras, minyak goreng, cabai, itu harus diantisipasi. Makanya per tiga hari kita evaluasi sebelum dievaluasi pusat. Kita harus bisa menstabilkan harga," terang Iwan. Selain itu, akan ada bantuan untuk operasional angkutan logistik bahan-bahan pokok. Tujuannya, agar harga kebutuhan pokok yang sampai ke Bogor tak mengalami kenaikan signifikan. "Nanti operasionalnya kita subsidi. Misal beli bawang di Brebes, supaya sampai Bogor harganya tidak naik tinggi. Nanti yang 2 persen dari DAU juga kita realisasikan di November sekitar Rp10 miliar untuk UMKM. Penerimanya yang ada di pasar karena ini untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Lalu juga nanti ada bansos dari APBD, kita sedang siapkan semuanya," tandasnya. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X