Minggu, 29 Januari 2023

Organisasi Profesi Kesehatan Kota dan Kabupaten Bogor Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan

- Selasa, 22 November 2022 | 16:32 WIB

METROPOLITAN.id - Organisasi profesi kesehatan Kota dan Kabupaten Bogor Raya menyatakan sikap untuk menolak Rencana Undang-undang (RUU) tentang Kesehatan dan mendesak agar RUU tersebut dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bogor Kornadi mengatakan, pihaknya menolak RUU tersebut lantaran dikhawatirkan bakal membawa dampak buruk kepada dunia kesehatan. Terlebih RUU tersebut, tiba-tiba masuk kedalam Prolegnas tanpa ada sosialisasi kepada organisasi profesi kesehatan terlebih dahulu. "Demi menjamin kepastian hak kesehatan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang mengutamakan keamanan dan keselamatan pasien, maka keberadaan organisasi profesi dalam menetapkan kompetensi melalui rekomendasi praktik keprofesian melalui organisasi profesi itu sangat penting," kata dia. Dampak yang ditimbulkan dengan RUU tersebut di sahkan, lanjut Kornadi, nantinya akan berdampak kepada masyarakat juga. Sebab, salah satu tugas pokok organisasi profesi kesehatan ini memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam pernyataan sikap tersebut, ada tujuh poin yang diutarakan. Salah satunya adalah, demi mengedepankan kepentingan masyarakat dan keselamatan pasien yang lebih luas, organisasi profesi se-Bogor Raya bersepakat dalam pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law) tidak menghapuskan UU yang mengatur tentang profesi kesehatan yang sudah ada. "Kita mendorong penguatan UU Profesi Kesehatan lainnya dan mendesak agar pemerintah maupan DPR lebih aktif melibatkan organisasi profesi kesehatan dan unsur masyarakat lainnya dalam memperbaiki sistem kesehatan untuk masa depan Indonesia yang lebih sehat," paparnya. Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kabupaten Bogor, Jajat Sudrajat mengatakan, kebijakan tentang kesehatan seharusnya mengedepankan jaminan kesehatan terhadap masyarakat, tanggung jawab dan etika moral yang tinggi sesuai keahlian dan kewenangan yang ada. "Penguatan UU tenaga profesi kesehatan sangat penting, tetapi harus mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah dan juga DPR RI. Kita juga ingin profesi tenaga kesehatan mampu menjadi garda terdepan dalam menjalankan pelayanan terhadap pasien rumah sakit," kata Jajat. Dalam pernyataan sikap tersebut, setidaknya ada 11 organi profesi di bidang kesehatan di Kabupaten dan Kota Bogor yang ikut ambil bagian diantaranya, IDI, PDGI, PPNI, IBI, PATELKI, IAI, PERSAGI, PTGMI, IAKMI, PROKAMI, ASKLIN. (mam)  

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X