Minggu, 29 Januari 2023

Perumda PPJ Mulai Buka Beauty Contest Pembangunan Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua

- Rabu, 7 Desember 2022 | 18:02 WIB
ILUSTRASI Situasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor. (Dok. Metropolitan)
ILUSTRASI Situasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Menjelang akhir tahun 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) bakal memulai pembangunan Pasar Jambu Dua dan Pasar Sukasari. Perumda PPJ disebut tengah melakukan beauty contest untuk pembangunan dua pasar tersebut. Hal itu diungkapkan Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Muzakkir. JIka berjalan lancar, proses beauty contest pembangunan dua pasar bisa selesai pada pekan depan. "Semoga minggu depan sudah dapat pemenang," katanya kepada Metropolitan.id, Rabu 7 Desember 2022. "Kita lakukan bertahap. Disiapkan dulu tempatnya setelah sudah mulai tiang pancang baru kita turun ke lapangan," imbuh Muzakkir. Ia menjelaskan, rencana kedepan dari pembenahan kedua pasar tersebut antara lain untuk memindahkan pada pedagang Pasar Bogor. "Para pedagang pangan akan kita pindahkan ke (Pasar) Jambu Dua sedangkan Pasar Sukasari untuk menampung pedagang pakaian, aksesoris yang ada di Pasar Bogor. Di sana nantinya akan ditempati gabungan pedagang Pasar Bogor dan existing yang ada di sana," jelasnya. Untuk sementara waktu untuk Plaza Bogor, Muzakkir menuturkan bahwa para pedagang akan dipindahkan ke Pasar Kebun Kembang. Tepatnya di Blok F dan Blok AB. Lebih dari 320 pedagang akan dipindahkan ke kios-kios yang ada di sana.  "Kios yang tersedia sangat cukup malah kapasitasnya 2 kali lipat," bebernya. Sebelum dibongkar dan dibangun, Plaza Bogor akan mulai dikosongkan terlebih dahulu. Pengosongan ditargetkan selesai pada Bulan Januari 2023. Setelah dikosongkan Plaza Bogor akan dibongkar pada Februari 2023 dan mulai dibangun pada Maret 2023. Muzakir menargetkan kedua pasar ini selesai pada Bulan Oktober 2023.  "Secara informasi mereka sudah paham. Mereka juga sudah tahu bahwa mulai akhir tahun akan ada rekayasa lalu lintas akibat pembangunan Jembatan Otista. Pasar itu kemungkinan akan sepi karena aksesnya akan ditutup maka dari itu kita percepat. Jangan sampai ditutup dulu baru pindah. Pasti mereka butuh waktu untuk milih tempat, renovasi, ekor dan lainnya," ujarnya. Muzakkir berharap seluruh rencananya berjalan lancar. Ia berharap para pedagang dan masyarakat paham yang dilakukannya merupakan niat baiknya untuk pedagang dan masyarakat Kota Bogor. (cr1/b/ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X