Senin, 2 Oktober 2023

Kades di Bogor Ogah Wacana Perpanjangan Jabatan Kades 9 Tahun : Kelamaan

- Selasa, 24 Januari 2023 | 13:59 WIB
Ilustrasi pemilihan kepala desa. (Dok. Metropolitan)
Ilustrasi pemilihan kepala desa. (Dok. Metropolitan)

 

METROPOLITAN.id - Polemik para kades yang meminta perpanjangan masa jabatan satu periode dari 5 tahun menjadi 9 tahun, terus jadi perbincangan. Termasuk di Bogor.

Salah satunya Kepala Desa (Kades) Bantarsari, Kabupaten Bogor, Lukmanul Hakim. Pria yang sudah menjabat kepala desa dua periode ini mengatakan bahwa masa jabatan kades 1 periode selama 9 tahun merupakan waktu yang sangat lama.

Ia mengatakan, masyarakat butuh pemimpin yang baik dengan kinerja yang baik pula.

Baca Juga: Tuntut Tambah Masa Jabatan jadi 9 Tahun, Puluhan Ribu Kades Kepung Senayan

Menurut dia, akan sangat disayangkan kita masa jabatan yang lama itu tidak bisa membuat desa tersebut berkembang dengan baik.

“Kan masyarakat harus menunggu Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sembilan tahun. Kasihan masyarakatnya, kalau dibawa desanya tidak baik, tidak berkembang, tidak maju. Harus menunggu sembilan tahun untuk peralihan kepemimpinan kepala desa,” katanya, Selasa, 24 Januari 2023.

Ia berpendapat, masa jabatan yang saat ini berlaku yakni 1 periode dengan 6 tahun masa jabatan sangatlah cukup untuk kades melaksanakan visi misi nya dalam perkembangan desa menuju lebih baik lagi.

Baca Juga: Lewat Samisade, Desa Bantarsari Poles Jalan Antar Kampung

Tinggal bagaimana kepala desa tersebut mampu melakukan pendekatan persuasif kepada lawan-lawan politiknya saat pilkades, dengan mendamaikan serta melibatkan mereka dalam pembangunan.

Tentu hal tersebut yang Lukmanul lakukan sejak periode pertama di tahun 2014 hingga saat ini.

“Itu yang saya rasakan jadi kepala desa. Mungkin alasannya berbeda dengan teman-teman yang ingin sembilan tahun. Sebab mungkin konfliknya begitu berkepanjangan,” ucapnya.

kaBaca Juga: ANTAM Ajak Kades se-Kecamatan Nanggung Studi Tiru ke Malang

Lukmanul menjelaskan, politik desa akan sehat jika kemudian kepala desa bisa menawarkan kompetisi yang adil di lapangan. Dari situ bisa terlihat bagaimana kualitas Sumber Daya Masyarakat (SDM) dari Pilkades yang berulang.

Halaman:

Editor: Ryan Muttaqien

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rempang, Kampung Tua dan Pohon Kelapa

Rabu, 27 September 2023 | 20:48 WIB
X