Minggu, 5 Februari 2023

Kereta Bogor-Bandung Lebih Hemat Dua Jam

- Sabtu, 21 Januari 2017 | 09:05 WIB

Sinyal dibukanya kembali rute kereta api Bogor-Bandung kembali mencuat. Mengingat jalur kendaraan menuju Kota Prian­gan itu makin padat. Ini membuat waktu perjalanan pun makin pan­jang. Tak heran jika kehadiran kereta api Bogor-Bandung jadi penantian warga. Sebab, dipastikan moda transportasi massal ini bisa menghe­mat waktu hingga dua jam.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menargetkan memenuhi kebutuhan transportasi darat dengan penambahan jalur hingga 5.000 kilometer. Salah satu upayanya yakni meng­hidupkan kembali rute kereta api yang menghubungkan Bogor-Sukabumi-Cianjur dan Bandung.

Wakil Kepala Stasiun Bogor Fajar Suryana Ari mengatakan, rencana itu telah lama digulir­kan. Jika itu terealisasi tahun ini sesuai target, maka warga Bogor tak perlu lagi meng­hadapi kemacetan panjang di jalur Puncak untuk pergi ke Bandung. “Tentu makin memudahkan. Bisa efisiensi hingga dua jam jika diband­ingkan naik bus atau kenda­raan lain,” kata Fajar.

Apalagi saat ini sudah ban­yak penumpang yang sering menanyakan soal realisa­si pembukaan jalur kereta Bogor-Bandung. Informasi yang dihimpun Harian Metro­politan, untuk jurusan Bogor-Sukabumi sedikitnya ada 450 penumpang setiap harinya.

Jumlah ini dipastikan me­ningkat drastis jika kereta rute Bogor-Bandung dibuka. Bah­kan, diprediksi bisa menyaingi jumlah rata-rata penumpang yang melakukan perjalanan Bogor-Jakarta yang mencapai 90.000 orang per harinya. “Su­dah banyak yang mengusul­kan. Karena, selama ini kereta dari Bogor hanya bisa sampai Cianjur,”sebutnya

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengaku ada rencana pembukaan jalur Bogor-Bandung. Hanya saja banyak perbaikan yang harus dilakukan. Sebab, jalur yang dilewati tergolong ekstrem dengan tanjakan tajam dan turunan curam. ”Ini harus diperbaiki karena ada kemir­ingan cukup tinggi. Jadi se­dang dicari solusinya. Cianjur yang agak tanjakan panjang itu di Padalarang, termasuk baliknya. Ini lagi dihitung untuk mereaktivasi. Treknya juga sudah harus diganti,” lanjut dia.

Untuk kepastian reaktivasin­ya, lanjut Edi, pihaknya ma­sih menunggu izin Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaa­pian Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dia berharap pengoperasian kembali jalur ini masuk agenda kemenhub di tahun ini. “Reaktivasi ini bisa saja dari ditjen atau dari kita. Tetapi saya harap ditjennya hi­tung. Pperasionalnya kita, kalau reaktivasinya ditjen,” kata dia.

Terlepas dari itu, ia mengaku keberadaan kereta Bogor-Bandung dapat mendorong perekonomian, sekaligus mempersingkat perjalanan penumpang Bogor dan seki­tarnya ke Bandung. Sebab selama ini masyarakat Bogor yang akan ke Bandung den­gan kereta api harus ke Jakarta terlebih dulu.

“Penumpang dari Bogor nga­pain lagi ke Jakarta untuk ke Bandung. Mereka lewat sana kan lewat Cianjur lebih cepat, jadi terbuka semua. Ini sudah ada kereta api dari Bogor ke Sukabumi ke Cianjur. Untuk yang ke Bandung ini menunggu izinnya,” terangnya.

Halaman:

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Plaza Bogor Dibongkar usai Lebaran, Pedagang Girang

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:14 WIB

Tiga Bocil Puncak Jadi Korban Pedofil

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:02 WIB

9 Korban Wowon Cs Tewas, Terakhir Anak-Istri Dihabisi

Jumat, 20 Januari 2023 | 10:01 WIB
X