Sabtu, 4 Februari 2023

Stasiun Batutulis bakal Dipindahkan

- Kamis, 20 Februari 2020 | 08:49 WIB
BAKAL DIBONGKAR: Stasiun Batutulis rencananya akan dibongkar karena terkena dampak proyek jalur ganda Bogor-Sukabumi.
BAKAL DIBONGKAR: Stasiun Batutulis rencananya akan dibongkar karena terkena dampak proyek jalur ganda Bogor-Sukabumi.

METROPOLITAN - Dibalik rencana pembangunan proyek double track (jalur ganda) Bogor-Sukabumi menyisakan dampak tersendiri kepada Satsiun Batutulis. Stasiun yang dibangun sejak tahun 1881 itu rencananya akan dibongkar dan dipindahkan. Untuk mengantisipasi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menganggarakan untuk melakukan penyusunan feasibility study (studi kelayakan) guna merelokasi stasiun tersebut. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor 2020 telah dianggarkan senilai Rp291 juta yang masuk dalam pos anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, tugas merelokasi menang wewenang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Namun, Dishub Kota Bogor hanya melakukan kajian untuk selanjutnya diajukan ke PT KAI. "Stasiun Batu Tulis kan kena proyek double track, eksekusi kan bukan Dishub. Apabila itu kejadian, sub pelayanan pemerintah kan harus hadir. Mangkanya dishub melakukan kajian, pengganti Batu Tulis di mana," kata lelaki yang akrab disapa Danjen. Menurutnya, kajian tersebut sebagai pertimbangan PT KAI untuk membuat stasiun. Sehingga, pada saat pengerjaan jalur ganda di Batu Tulis sudah ditentukan lokasi pengganti Stasiun Batu Tulis. "Jangan sampai disingkirkan begitu saja dengan tiba-tiba membangun. Karena kita yang punya masyarakat harus di sounding-kan dengan pemerintah kota,” ucapnya. Jika anggaran tersebut cukup, dijelaskannya, Dishub akan mempergunakan anggaran tersebut untuk mengkaji pembuatan stoplet (stasiun kecil) untuk menyambut proyek jalur ganda. Sehingga, dampak lonjakan penumpang dari perjalanan Bogor-Sukabumi tidak bertumpu pada Stasiun Bogor maupun Stasiun Paledang. "Ada beberapa keinginan kita bikin stoplet, mudah-mudahan anggarannya cukup buat bikin stoplet," imbuh Danjen. Dirinya menambahkan, kajian tersebut sudah berjalan. Sehingga, dalam bulan April hingga Juni dapat segera diajukan ke PT KAI. "Mungkin triwulan dua. FS (feasibility study) kita lihat, apakah termasuk kajian stoplet kita lihat lagi," ujarnya.(rep/rez)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Plaza Bogor Dibongkar usai Lebaran, Pedagang Girang

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:14 WIB

Tiga Bocil Puncak Jadi Korban Pedofil

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:02 WIB

9 Korban Wowon Cs Tewas, Terakhir Anak-Istri Dihabisi

Jumat, 20 Januari 2023 | 10:01 WIB
X