Sabtu, 28 Januari 2023

Pasar Matik Makin Menggelitik

- Rabu, 27 Juli 2016 | 14:24 WIB

METROPOLITAN - Motor otoma­tik semakin diminati di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, pangsa pasar motor matik naik signifikan dari 59,3 persen pada 2012 menjadi 77,6 persen di semester pertama 2016. Popularitas motor matik menggusur segmen motor bebek yang sebelum­nya sempat menguasai pasar se­peda motor Indonesia. Salah satu produsen sepeda motor yang me­nikmati penjualan sepeda motor matik itu adalah PT Astra Honda Motor (AHM).

”Sekarang kontribusi penjual­an motor matik 80 persen, semen­tara bebek 8 persen-9 persen,” kata General Manager Divisi Pen­jualan PT AHM Thomas Wijaya. Thomas menyebut, ada empat faktor yang mempengaruhi peru­bahan tren pasar. Pertama, konsu­men menganggap motor matik le­bih nyaman dikendarai.

Menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor In­donesia (AISI) Sigit Kumala, kon­sumen membutuhkan motor yang praktis. Kedua, motor matik di­lengkapi fitur keamanan yang tak ada di motor bebek. Honda misal­nya memiliki parking brake lock. Ketiga, sepeda motor matik juga irit bahan bakar. 2016, Honda satu-satunya APM yang mencatat kenai­kan penjualan sebesar 1,3 persen. Yang lain turun dengan rincian, Suzuki turun 47,6 persen, diikuti TVS turun 39,8 persen, Yamaha tu­run 21,6 persen dan Kawasaki turun 15,2 persen.

(kon/suf/py)

Editor: admin metro

Terkini

Tirta Kahuripan kolaborasi dengan KP2C jaga sungai

Kamis, 19 Januari 2023 | 16:12 WIB
X