Sabtu, 4 Februari 2023

BPJS Kesehatan Bogor Layani 3,3 Juta Peserta

- Selasa, 2 Agustus 2016 | 11:10 WIB

METROPOLITAN – Badan Penyel­enggara Jaminan Sosial (BPJS) Kese­hatan Cabang Utama Bogor melayani peserta di Kota dan Kabupaten Bogor. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Bogor Mahat Kusumadi mengatakan, hingga saat ini keanggotaan BPJS Kese­hatan Cabang Utama Bogor mencapai 3,3 juta jiwa, terdiri dari 688.090 pe­serta mandiri PPU dan sisanya PBI. “Dari jumlah itu 70 anggota merupa­kan warga Kota Bogor dan baru 30 persen di wilayah Kabupaten Bogor,” katanya.

Lantaran adanya BPJS Kesehatan palsu, ia pun mengimbau masyarakat mewaspadai kartu palsu dengan men­ghindari pengurusan keanggotaan melalui pihak ketiga. ”Pengurusan keanggotaan BPJS Kesehatan tak da­pat diwakilkan, harus diurus sendiri oleh yang bersangkutan untuk men­ghindari percaloan dan kartu palsu,” ujarnya.

Mahat mengaku belum menerima laporan terkait adanya peredaran kartu BPJS Kesehatan palsu di masy­arakat. Hingga kini belum ada temu­an maupun laporan dari masyarakat. Untuk menghindari kartu palsu, Anda bisa mendaftarkan diri ke jalur resmi BPJS Kesehatan, yakni lewat perbankan, website dan datang ke Kantor BPJS. ”Ada empat bank pe­merintah yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yakni Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan Bank BJB,” katanya.

BPJS Kesehatan Cabang Utama Bo­gor berupaya mengantisipasi jangan sampai ada calo yang mengurus pendaf­taran para peserta. Petugas keamanan diminta meneliti setiap pendaftar yang datang, memasang kamera pengawas dan tidak menerima pendaftaran se­cara kolektif. ”Ada petugas yang men­gurus pendaftaran. Petugas ini selek­tif memantau setiap pendaftar dan bila ada yang mencurigai akan ditindak,” katanya.

Untuk mengetahui keaslian kartu BPJS Kesehatan, lanjut Mahat, masyarakat yang memiliki kartu dapat mengecek keaslian melalui aplikasi berbasis an­droid. Caranya, dengan memasukkan nomor KTP atau nomor kepesertaan, aplikasi tersebut akan menginforma­sikan aktif atau tidaknya kartu tersebut. ”Sangat mudah mengeceknya lewat aplikasi, cukup masukkan nomor KTP atau nomor kartu, nanti bisa kelihatan aktif tidaknya kartu kita. Kalau asli akan ada tampilan dan tanda ceklis untuk informasi aktifnya,” katanya.

Langkah berikutnya, lanjut dia, ma­syarakat dapat menghubungi nomor pusat panggilan call center di 1500400 yang selama 24 jam melayani infor­masi dari masyarakat. ”Indikasi kartu palsu tidak terdaftar di sistem, ketika kita memasukkan nomor identitas, jika tidak asli, maka tidak tercatat,” pungkasnya. (bs/els/py)

Editor: admin metro

Terkini

Taman Plaza Inovasi IPB Perkuat Program Green Campus

Kamis, 2 Februari 2023 | 19:00 WIB

Izin 1.981 Perusahaan Tambang Dicabut

Kamis, 2 Februari 2023 | 18:00 WIB

Hari Ini BBM Nabati Beredar di SPBU

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:00 WIB
X