Minggu, 26 Maret 2023

Rahasia Sukses Kelola Bisnis Kuliner di Bogor

- Rabu, 19 September 2018 | 08:19 WIB

 METROPOLITAN - Peluang bisnis kuliner di Kota Hujan saat ini sang­at menggiurkan bagi para pebisnis. Hal itu terbukti dengan banyaknya restoran atau kafe yang berjejer di Bogor. Namun, peluang bisnis di bidang kuliner membutuhkan tips dan trik tersendiri. Berikut ini dua bos kuliner berbagi rahasia sukses mengembangkan bisnis restoran di Kota Bogor. CEO PT Bumi Aki Boga Lina Sumar­lina menuturkan, untuk memulai bis­nis hal yang perlu dipersiapkan yakni, niat tulus yang tertanam dalam diri calon pebisnis. Menurut dia, jangan sesekali memulai bisnis karena mengik­uti tren atau hanya tergiur dengan omset yaang tinggi saja. Karena dalam memulai bisnis, para calon pebisnis harus terus belajar dan melakukan inovasi terbaru, salah satunya dengan memahami kebutuhan dan keinginan konsumen. Bukan hanya itu, mem­perluas jaringan pun akan membatu perkembangan dalam berbisnis. “No­minal rupiah bukanlah hal yang men­jadi masalah untuk berkembang,” jelas wanita kelahiran Cianjur, 6 Ma­ret 1965 ini. Bukan hanya itu, melakukan survei merupakan hal yang mendasar untuk menentukan suatu rencana, untuk menghadapi banyaknya pesaing di bidang yang sama. Sebaiknya calon pebisnis harus memiliki inovasi, mengik­uti perubahan pasar dan melakukan analisis pesaing. Pemanfaatan media online juga dilakukan untuk mem­bantu dalam promosi. “Seperti yang dilakukan saya dnegan membuat web www.bumiaki.com dan instagram @lina_bumiaki. Dengan itu masyarakat semakin tahu mengenai bisnis kuliner saya,” paparnya. Sebagai pemula bisnis, jangan takut menghadapi naik turunnya bisnis, ka­rena dalam berbisnis di bidang apapun akan mengalami hal tersebut. Teruslah berinovasi, salah satunya dengan men­ciptakan produk yang disukai konsumen, bukan membuat produk yang sudah ada. “Kalaupun itu sudah dilakukan, carilah target pasar yang sesuai dengan produk yang telah dibuat tersebut. Ting­gal bagaimana cara kita untuk mema­sarkan produk tersebut, agar konsumen mau dan tergiur,” ujarnya. “Saya saja memulai bisnis di bidang kuliner karena melihat peluang ba­nyaknya wisatawan yang melewati jalur Puncak untuk berlibur. Untuk itu saya buat warung makan biasa dengan berbekal sedikit pengetahuan. Namun, dari situ saya terus berkreasi dan be­rinovasi hingga saat ini sudah memi­liki lima cabang Restoran Bumi Aki dan Bumi Nini,”katanya. Terpisah, Pemilik Dapur Cihuy Devi Maharani mengaku mental pebisnis harus dipersiapkan terlebih dahulu. Dengan memiliki mental kuat, nantinya tidak takut lagi menghadapi persaingan yang semakin ketat dibidang kuliner apalagi untuk menghadapi naik turun­nya bisnis. Bukan hanya mental yang harus dipersiapkan, jaringan yang luas pun harus dimiliki calon pebisnis. “Ka­lau mental sudah siap, tinggal jaringan­nya yang diperluas. Dengan memiliki jaringan yang luas, tentu akan mem­bantu perkembangan bisnis yang akan digeluti nanti,” paparnya. Tips selanjutnya, lanjut dia, calon pebisnis harus mampu mengenali dan mempersiapkan produk yang akan dipasarkannya nanti. Salah satunya dengan mempersiapkan kualitas rasa yang membuat ketagihan dan berke­san di lidah para pembeli. “Tampilan­nya juga harus diperhatikan, jangan asal buat yang penting rasanya enak. Tapi harus dengan tampilan yang me­narik juga. Misalnya, tahu kalau di­bungkus di plastik bening biasa kan nggak menarik, beda dengan tahu yang dibungkus dengan parsel, jadi lebih menarik kan,” jelasnya. Memulai bisnis bukan berbicara menge­nai modal awal yang harus dise­diakan. Namun, mental dan produknya pun harus dipersiap­kan dengan matang. “Dulu saja saya hanya ber­modalkan Rp5 juta saja. Dan sekarang sudah memiliki omset Rp40 juta hing­ga Rp50 juta,” pungkasnya. (mgh/b/els/py)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kelebihan Download TikTok 18 Plus, Tanpa VPN

Kamis, 16 Maret 2023 | 22:53 WIB
X