Sabtu, 4 Februari 2023

Tiap Ada Momen Pesta Olahraga Laris 500-600 Pieces

- Selasa, 19 Februari 2019 | 10:24 WIB

METROPOLITAN - Mateus mengaku membutuh­kan batu apung, kawat, campu­ran dempul, fiber hingga krim kimia khusus untuk membuat beragam cinderamata. Ada gan­tungan kunci, kalung, asbak, sabuk, korek, miniatur ring hingga asbak yang dibuatnya. Dalam satu hari, ia berhasil mem­buat puluhan gantungan kunci bermodelkan sarung tinju. Lalu dipasarkan ke seluruh pelosok tanah air. Untuk membuat satu jenis karya seni memerlukan tujuh tahapan yang harus dilalui. Mulai dari mencampurkan bahan hingga proses pengecatan. ”Ada tujuh langkah yang mesti dilalui. Pertama mencampurkan semua bahan, masukan dalam cetakan selama lima menit, menghalus­kan bahan, hingga proses pe­warnaan,” tuturnya kepada Met­ropolitan, kemarin. Hasil karya Mateus laris seba­nyak 500 hingga 600 pieces jika ada momen pesta olahraga baik lokal mapun nasional. Tak hanya memasarkan di Indonesia, ia juga menjualnya ke luar negeri. Hal tersebut dibuktikan dengan keikutsertaan Mateus dalam Asian Games 2018 Jakarta Pa­lembang pada Agustus silam. Saat itu ia menjadi salah satu penjual tersukses. Mateus mengatakan, kecin­taanya terhadap dunia cindera­mata sarung tinju, berawal dari keisengannya membuat dua sarung tinju dari kayu pada Sep­tember 1999 silam. Dua miniatur sarung tinju dari kayu yang di­buatnya sempat hilang dicuri orang lantaran bentuknya unik dan menarik. ”Awalnya sih iseng bikin dari kayu untuk gantungan kunci pribadi. Eh hilang diambil orang,” ungkapnya. (ogi/b/els)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Taman Plaza Inovasi IPB Perkuat Program Green Campus

Kamis, 2 Februari 2023 | 19:00 WIB

Izin 1.981 Perusahaan Tambang Dicabut

Kamis, 2 Februari 2023 | 18:00 WIB

Hari Ini BBM Nabati Beredar di SPBU

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:00 WIB
X