Minggu, 29 Januari 2023

Astaga! Harga Pupuk Nonsubsidi makin Melambung

- Selasa, 29 November 2022 | 18:01 WIB
NAIK: Pupuk nonsubsidi naik akibat krisis gas Eropa, yang menyebabkan harga gas dunia naik signifikan.
NAIK: Pupuk nonsubsidi naik akibat krisis gas Eropa, yang menyebabkan harga gas dunia naik signifikan.

METROPOLITAN - Petani di berbagai daerah mengeluhkan harga pupuk nonsubsidi yang mahal. Sebagai salah satu produsen, Pupuk Indonesia menyebut bahwa harga pupuk nonsubsidi telah mengalami kenaikan dua sampai tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir. Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Gusrizal mengatakan, penyebab kenaikan pupuk nonsubsidi adalah krisis gas Eropa, yang menyebabkan harga gas dunia naik signifikan, dan mencapai titik tertinggi dalam sejarah. Gas adalah bahan baku pupuk urea, sehingga menyebabkan kenaikan harga urea global. ”Kemudian, kenaikan harga distribusi akibat pandemi Covid-19, di mana banyak operator logistik dunia terpaksa berhenti beroperasi hingga menyebabkan kenaikan biaya logistik dunia,” ucap Gusrizal dalam keterangan tertulis. Gusrizal menambahkan, faktor lain yang membuat harga pupuk naik adalah kebijakan Rusia dan China yang membatasi ekspor pupuknya secara signifikan untuk menjaga ketahanan pangannya. Kedua negara tersebut merupakan negara eksportir pupuk terbesar di dunia. Hal itu diperparah dengan terjadinya perang Rusia-Ukraina dan melibatkan Belarusia yang merupakan eksportir besar dunia untuk bahan baku pupuk jenis KCl. ”Begitu juga beragam sanksi Uni Eropa dan negara Barat terhadap Rusia dan Belarusia, menyebabkan kenaikan harga bahan baku pupuk,” imbuh Gusrizal. Sementara itu, dilansir dari CNN Indonesia Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, harga pupuk global memang naik signifikan bahkan sebelum perang Rusia-Ukraina. Namun, dengan adanya perang, harga pupuk semakin melonjak karena 70 persen bahan baku pupuk berasal dari gas. ”Rusia jadi salah satu negara pengendali pasokan gas untuk pupuk dan juga Rusia juga supply pupuk, secara langsung maka terjadi kenaikan harga pupuk di banyak negara,” ujarnya. Pada pembukaan KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan masalah kelangkaan pupuk tidak boleh disepelekan karena bisa berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dunia, khususnya ketahanan pangan. Pasalnya, kelangkaan pupuk dapat menyebabkan gagal panen di sektor pertanian yang dapat berimbas pada ketersediaan pangan dunia. ”Jika kita tidak segera mengambil langkah agar ketersediaan pupuk mencukupi dengan harga terjangkau, maka 2023 akan menjadi tahun yang lebih suram,” tegas Jokowi. (dtk/eka/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Tirta Kahuripan kolaborasi dengan KP2C jaga sungai

Kamis, 19 Januari 2023 | 16:12 WIB
X