Minggu, 29 Januari 2023

Miris! Siswa di Cigudeg Belajar di Teras Rumah Warga

- Rabu, 30 November 2022 | 13:01 WIB
NGAMPAR: Siswa sekolah MIS Nurul Huda di Kampung Citempuan, RT 01/09, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, belajar di pekarangan rumah warga karena kekurangan ruang kelas.
NGAMPAR: Siswa sekolah MIS Nurul Huda di Kampung Citempuan, RT 01/09, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, belajar di pekarangan rumah warga karena kekurangan ruang kelas.

METROPOLITAN - Setiap hari, siswa sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MIS) Nurul Huda terpaksa belajar di pekarang­an rumah warga. Sebab, gedung sekolah yang terletak di Kam­pung Citempuan, RT 01/09, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, hanya memiliki em­pat lokal ruang kelas. Selain minim ruas kelas, kondisi ge­dung cukup mengkhawatirkan dan rawan roboh. Kurangnya ruang kelas, ke­giatan belajar mengajar ter­paksa digabung menjadi dua kelas. Kondisi tersebut sudah berangsur belasan tahun. Kepala MIS Nurul Huda, Cucu Solahudin, mengatakan bahwa dengan keterbatasan ruang kelas, beberapa murid ter­paksa harus belajar dengan mengampar di pekarangan rumah warga. ”Dengan jumlah murid 232 siswa, kalau empat lokal ruang kelas masih kurang. Menga­tasi hal tersebut, ruang kelas disekat,” ujarnya. Ia pun mengaku prihatin karena murid tidak fokus da­lam mengemban ilmu pendi­dikan. Selain itu, para guru juga mengalami kerepotan saat mengajar. ”Kegiatan belajar mengajar pun ada di rumah warga, ke­mudian di pekarangan. Ter­paksa kita lakukan untuk memfasilitasi siswa,” bebernya. Dalam hal itu, pihak sekolah telah berupaya mengajukan kepada pemerintah, baik Ke­menterian Agama, dinas, hingga Provinsi Jawa Barat (Jabar). ”Kita sudah berupaya mengajukan. Pertama, Kemen­terian Agama, baik ke kabu­paten maupun ke provinsi. Bahkan di musyawarah ren­cana pembangunan (musren­bang) desa sudah disampaikan,” paparnya. Mirisnya, sejak 2005 hingga kini, bangunan itu belum per­nah mendapat bantuan per­baikan. ”Karena ini sudah urgen, sudah ditunggu, ada perbaikan maupun penambahan ruang. Tentu kita berharap ingin se­cepatnya ada bantuan, baik dari pemerintah maupun do­natur,” harapnya. Sementara itu, Kasi Pendi­dikan dan Kesehatan Keca­matan Cigudeg Titin Sumarni turun langsung mengecek kondisi bangunan tersebut. Dalam kunjungannya, ia mengaku miris melihat kon­disi bangunan yang cukup mengkhawatirkan. ”Saat ini kita melihat langsung dan ini sangat miris. Meski berada di pelosok, karena ini kan tempat pendidikan, se­hingga ini harus menjadi per­hatian semua pihak,” katanya. Karena itu, ia mengaku akan berupaya melakukan koordi­nasi dengan pihak terkait. ”Mudah-mudahan nanti ini ada titik terang. Kita akan cepat melakukan koordinasi, karena ini madrasah. Jadi bukan ke Dinas Pendidikan (Disdik),” pungkasnya. (ads/suf/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Evakuasi ODGJ, Pol PP Kecamatan Dramaga Kena Tendang

Jumat, 30 Desember 2022 | 13:01 WIB

TV Runyem gegara STB Mahal, Warga Nanggung Bete

Senin, 19 Desember 2022 | 13:01 WIB

Truk Ambles, Jalan Raya Paku Macet Parah

Jumat, 9 Desember 2022 | 13:01 WIB

Puluhan Rumah di Tegalwaru Kena Angin Puting Beliung

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:01 WIB

Miris! Siswa di Cigudeg Belajar di Teras Rumah Warga

Rabu, 30 November 2022 | 13:01 WIB

Mulus Dibeton, Warga Cihud Cucurak di Tengah Jalan!

Senin, 7 November 2022 | 13:01 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Ludes Terbakar

Kamis, 3 November 2022 | 13:01 WIB

Sedih! Ruang Kelas Madrasah di Nanggung Ambruk

Senin, 24 Oktober 2022 | 13:01 WIB

Didampingi Dandim, Wakasad Kunjungi TMMD di Cigudeg

Jumat, 21 Oktober 2022 | 13:01 WIB
X