Jumat, 3 Februari 2023

Dibiarkan Menjamur, PKL Banjarsari Kebal Perda

- Rabu, 30 Januari 2019 | 07:44 WIB

METROPOLITAN - Ciawi  Banyaknya para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Banjarsari, Desa Banjarsari, layak disoal. Keberadaannya seolah tak tersentuh peraturan daerah (perda). Diduga kuat, ada unsur kesengajaan dari pemerintah kecamatan dan desa. Sebab, PKL di lokasi pengairan dan daerah milik jalan (damija) itu sampai sekarang masih berdiri kokoh. Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Ciawi, Sunarto, mengatakan, bangunan itu berdiri di daerah yang melanggar, karena berada di atas aliran sungai maupun damija. Meski melanggar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Ciawi tak bisa melakukan tindakan tegas sesuai Peraturan Daerah (Perda) Tribum. Alasannya, keberadaan para PKL itu di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banjarsari. ”Mau bagaimana lagi, PKL di Desa Banjarsari sudah dikelola BUMDes. Jadi, kami biarkan saja berdiri dan hanya mengimbau pedagang tidak membuang sampah ke aliran kali,” ujarnya. Sementara itu, pengawas pengairan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan wilayah III, Dedi Junaedi, mengatakan, lahan yang digunakan PKL di Banjarsari bukan masuk ke pengairan. Akan tetapi, kalau melihat Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Mendirikan Bangunan di area sempadan maupun aliran irigasi. Apabila pedagang membuang sampah ke lokasi aliran kali, sambung dia, itu sudah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2015 Pasal 29 Ayat 1 dan dikenakan denda Rp50.000.000 serta sanksi tiga bulan. ”Dilihat dari lokasinya, pedagang itu sudah melanggar aturan,” ujarnya. Lalu, Sekretaris Desa (Sekdes) Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Syamsul, mengakui keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar lahan pengairan dan damija dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan Potensi Asli Desa (PADes). Sementara itu, Penilik Jalan Kecamatan Ciawi pada UPT Jalan dan Jembatan wilayah Ciawi, Abdul Rohman, mengatakan, pihaknya akan mendatangi lokasi PKL di sepanjang jalan tersebut. ”Saya akan cek ke lokasi dan melakukan pendataan. Jika berada di sekitar damija, maka akan saya laporkan ke dinas untuk ditindaklanjuti,” tukasnya.(ash/b/suf/py)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

FPII Bogor Raya Jalin Silaturahmi lewat FMKB

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:05 WIB

Longsor Puncak Bogor, Enam Rumah Ambruk

Senin, 2 Januari 2023 | 13:01 WIB

Baru Selesai Dibangun, TPT SDN Cipelang 2 Ambruk

Kamis, 29 Desember 2022 | 13:01 WIB

Warga Desa Banjarwangi Tolak Pembangunan Tower BTS

Selasa, 27 Desember 2022 | 13:01 WIB

Jalur Puncak Diterapkan Ganjil-Genap dan One Way

Senin, 26 Desember 2022 | 13:01 WIB

Bendungan Ciawi Diresmikan Jokowi Besok

Kamis, 22 Desember 2022 | 13:01 WIB

Jembatan Pamuruyan Ambruk, Arus Bocimi Krodit!

Rabu, 14 Desember 2022 | 13:01 WIB
X