METROPOLITAN.id - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ridwan Muhibi meminta Pemerintah Kabupaten Bogor agar membangun balai rehabilitasi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Es Sunkist Kelapa, Takjil Berbuka Puasa Anti Ribet Segarkan Dahaga
Sebab, hingga saat ini Kabupaten Bogor tidak memiliki tersebut. Sehingga tidak ada lokasi pembinaan kepada PPKS seperti Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring operasi.
"Kita mau pemda menyiapkan tempat rehabilitasi untuk para PSK agar ada pembinaan yang jelas. Sehingga PSK yang telah mendapatkan pembinaan mempunyai kemampuan lain, salah satunya untuk membuka usaha," kata Ridwan.
Baca Juga: Pencuri Accu Keliaran di Cibinong Bogor saat Malam Ramadhan, Sasar Kendaraan Parkir di Pinggir Jalan
Menurut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk membahas tempat rehabilitasi tersebut. Bahkan Komisi IV DPRD mendorong Dinas Sosial untuk mengusulkan pembangunan tempat rehabilitasi tersebut.
"Kita sudah melakukan pembahasan, saat ini kita dorong untuk Dinsos mengusulkan pembangunannya. Nanti kita kawal dalam penganggarannya," paparnya.
Baca Juga: Punya Waktu Sebulan, DPRD Bakal ‘Kuliti’ LKPJ Wali Kota Bogor Bima Arya Tahun 2022
Ridwan mengaku sangat miris disaat Pemerintah Kabupaten Bogor tidak memiliki tempat rehabilitasi bagi PSK. Padahal, Satpol PP runtin menggelar operasi dan kerap menjaring para PSK.
"Sekarang ketika Satpo PP melakukan razia lalu menjaring para PSK masa harus dilepaskan lagi tanpa ada pembinaan. Ini menjadi PR bersama, agar kedepan ada tempat rehabilitasi di Kabupaten Bogor " ujar dia.
Baca Juga: Rudy Susmanto Minta Dishub Tertibkan Parkir Liar di Sekitar Stadion Pakansari
Sebelumnya, para PSK yang terjaring razia oleh Satpol-PP biasanya dikirimkan ke tempat penampungan di wilayah Sukabumi dan Cirebon. Namun, kedua tempat itu kini sudah diisi penuh hingga bulan Juni mendatang.
“Kita ingin Pemda menyiapkan tempat penampungan, terutama Dinsos harus menyiapkan tempat ataupun penampungan untuk membina para PSK ini,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Hadiri Pelatihan Relawan BPBD, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim Ingatkan Pentingnya Tingkatkan Skil
Pasar Parungpanjang Diresmikan, Ini Imbauan Camat dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor
Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Minta Revisi RTRW 2016-2036 Selesai Dibahas Tahun Ini
DPRD Kabupaten Bogor Bakal Garap Perda PAUD
Beranggaran Rp500 Juta, DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemasangan Mahkota Tugu Pancakarsa Ditunda, Kenapa?