Senin, 6 Februari 2023

Miskin Lapangan Kerja, jadi Pemicu Kawin Kontrak

- Rabu, 19 Februari 2020 | 10:02 WIB

METROPOLITAN - Masih maraknya praktek kawin kontrak di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab masih saja terjadi praktek mesum 'halal', sehingga kembali diungkap kepolisian beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor perlu meningkatkan perannya dalam membuka lapangan kerja karena faktor ekonomi menjadi salah satu alasan.

Seharusnya dibuatkan kebijakan tertentu agar menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya kepada warga di selatan Kabupaten Bogor itu.

"Pemkab, termasuk saya (DPRD, red) harus berupaya penuh agar bisa membuka lapangan kerja, seluas-luasnya. Tapi sebelum itu, kita harus lihat dulu, untuk pelaku kawin kontrak itu, warga Bogor atau bukan. Atau misalnya pendatang," katanya kepada Metropolitan.

Menurut politisi Gerindra itu, masih adanya pengungkapan kasus oleh kepolisian memang jadi bukti praktek kawin kontrak masih terjadi.

Selain faktor ekonomi, investasi sumber daya manusia berupa pendidikan karakter, harus menjadi solusi jangka panjang.

Sebab, tak jarang semua pengungkapan dan penindakan pelaku kawin kontrak seperti tebang sekejap lalu tumbuh lagi alias sudah hilang lalu menjamur kembali.

"Kalau investasi itu dilakukan, fenomena itu akan tergerus dengan sendirinya. Jadi nggak cuma tebang, lalu tumbuh lagi. Supaya hilang dengan sendirinya. Maka sistem pendidikan, terutama karakter, yang harus diperbaiki," ucapnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Plt Bupati Bogor Ingin Fatayat NU Jadi Benteng Aswaja

Minggu, 5 Februari 2023 | 17:03 WIB

5 Calon Kades Siap Tarung Pilkades Cipinang Rumpin

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:15 WIB
X