Rabu, 1 Februari 2023

Bangun Posko Kesehatan hingga Permudah Pelayanan Publik

- Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:02 WIB

Di tengah pandemi Covid-19, Gojek ikut ambil bagian dalam program pemerintah. Tak tanggung-tanggung, sejumlah program dan kebijakan pemerintah daerah tidak pernah luput dari keikutsertaan perusahaan yang berdiri pada 13 Oktober 2010 itu. SEPERTI di Kota Bogor, perusa­haan teknologi besutan Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim itu sukses ambil peran vital serta berkontribusi besar terhadap program dan kebijakan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Mulai dari keikutsertaan Gojek dalam mengampanyekan protokol keseha­tan hingga memutus rantai penye­baran Covid-19. Bahkan, dalam peluncuran metode pembayaran digital untuk Pajak Bu­mi dan Bangunan (PBB) berbasis aplikasi melalui Quick Response In­donesian Standar (QRIS) sukses dilakukan Gojek bersama Pemkot Bogor. Untuk memastikan mitra drivernya dalam kondisi sehat, manajemen Gojek mendirikan lima posko pemantauan dan pengecekan kesehatan bagi driver. Kelima posko itu ter­sebar di seluruh pelosok Bo­gor Raya, baik Kota maupun Kabupaten Bogor. Rinciannya satu posko di Kota Bogor, em­pat lainnya di Kabupaten Bogor. Tak hanya itu, manajemen juga menerapkan program Jaga Kesehatan, Jaga Keber­sihan dan Jaga Keamanan (J3K) sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 di Kota dan Kabupaten Bogor. Kepala Distrik Bogor dan Depok Gojek Indonesia, Mantino Stefanus Taruli, men­gatakan, Jaga Kesehatan pada program J3K nantinya akan mewajibkan mitra driver sen­antiasa mengecek kondisi kesehatannya di lima posko kesehatan yang sudah dise­diakan. ”Selain mengharuskan mit­ra driver mengecek secara berkala, kami juga memberi­kan edukasi terkait protokol dan prosedur kesehatan. Ba­hkan, kita siapkan tenaga medis khusus yang bertugas untuk memastikan kondisi driver tetap sehat, dalam layanan telemedik atau Go­med,” katanya. Bahkan, Gojek berkomitmen patuh terhadap regulasi yang ditetapkan pemerintah daerah. Hal itu dibuktikan dengan pendistribusian partisipasi (sekat pembatas antara pe­numpang dengan pengemu­di) oleh Gojek untuk seluruh mitra driver di Kota Bogor. Sebab, penerapan partisi pada setiap angkutan daring mutlak dilakukan. Hal terse­but tertuang dalam Keputusan Dinas Perhubungan Kota Bogor Nomor 676 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Trans­portasi Darat pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Kota Bogor. Ia menambahkan, pendist­ribusian partisi sudah dila­kukan tak lama pasca mun­culnya Keputusan Dinas Perhubungan Kota Bogor Nomor 676 Tahun 2020. Ba­hkan saat ini ribuan partisi sudah didistribusikan bagi mitra driver Gojek dan Gocar di Bogor Raya. ”Hal ini dilakukan berda­sarkan anjuran dan imbauan pemerintah daerah. Kita juga memberikan informasi ter­kait kondisi kesehatan driver yang bisa diakses pelanggan melalui aplikasi. Jadi, pelang­gan tak perlu khawatir lagi,” ujarnya. Sementara itu, Head of Cor­porate Affairs Region Gojek Banten, Jawa Barat, Arum K. Prasodjo, mengatakan, selain di sektor lainnya, sebagai sa­lah satu uang elektronik yang paling banyak digunakan di Indonesia, GoPay terus men­dukung pemerintah daerah dan masyarakat untuk mem­berikan kemudahan pem­bayaran layanan publik khu­susnya di masa pandemi Covid-19. Layanan GoPay siap men­jadi andalan masyarakat untuk mendukung kelancaran akti­vitas, khususnya untuk pem­bayaran PBB melalui QRIS di Kota Bogor. Keikutsertaan GoPay dalam program tersebut merupakan komitmen ber­sama untuk saling mendukung, menyesuaikan diri dengan tatanan kehidupan baru yang telah berubah agar bisa terus melayani masyarakat. Bahkan, pembayaran se­cara online sekaligus mem­berikan kemudahan masy­arakat serta ketaatan dalam membayar pajak daerah, sehingga bisa mendukung pemerintah dalam mening­katkan pendapatan asli dae­rah melalui pajak daerah. Sebagai fintek karya anak bangsa, GoPay mendukung upaya pemerintah daerah untuk menjadi provinsi cerdas melalui kemudahan pem­bayaran nontunai di berbagai aspek keseharian masyarakat, termasuk dalam pembayaran pajak. Inovasi QRIS merupakan solusi alat pembayaran digi­tal yang cepat, mudah, murah dan aman. Masyarakat bisa scan lewat Gopay maupun beragam aplikasi lain yang telah menyediakan pembay­aran lewat QR Code. ”Kami optimis pembayaran online bisa membantu memaksimal­kan potensi penerimaan dae­rah,” ucapnya. (ogi/b/mam/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Pemdes dan Pemuda Desak Penataan Pasar Citeureup

Rabu, 1 Februari 2023 | 13:00 WIB

Skybridge Bojonggede Baru Dibangun 95 Persen

Rabu, 1 Februari 2023 | 11:00 WIB

Target Predikat KLA Utama, Pemkot Bogor Kejar PISA

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:16 WIB
X