Jumat, 3 Februari 2023

Dapat Bantuan Rp91 M, RSUD Kota Bogor Bangun Dua Blok Baru

- Jumat, 18 Februari 2022 | 11:10 WIB

METROPOLITAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dipastikan kembali mendapat sokongan dana puluhan miliar untuk membangun gedung Blok 1 dan Blok 4. Total biaya yang dibutuhkan pun bernilai fantastis, menyentuh angka Rp91,6 miliar. Rinciannya, terdiri dari bantuan sebesar Rp50 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan bantuan Rp41,6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Ilham Chairdir, menuturkan, pembangunan dua blok gedung RSUD Kota Bogor rencananya bakal dimulai tahun ini. Menilik laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, proses pembangunan kini dalam tahap tender untuk konsultan manajemen kon­struksi. Ilham menjelaskan, pembangunan yang meng­gunakan dana Banprov Jabar sebesar Rp50 miliar itu meli­puti pembangunan gedung bangunan utama Blok 1 RSUD. Di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik dan beberapa bangunan pelayanan lainnya. Sedangkan untuk bantuan dari DAK Kemenkes senilai Rp41,6 miliar, diperuntukkan bagi pembangunan gedung Blok 4 RSUD Kota Bogor. Salah satunya untuk meningkatkan ruangan radiologi. ”Sebetulnya untuk pembangunan Blok 1 baru dibantu Rp50 miliar. Ma­sih banyak kurangnya, karena sesuai desain kebutuhan, bi­ayanya Rp175 miliar,” katanya saat ditemui Metropolitan di ruangannya, belum lama ini. Namun jika melihat rencana kebutuhan pembangunan RSUD Kota Bogor secara me­nyeluruh, sambung dia, peng­ajuan bantuan menyentuh angka Rp255 miliar. ”Ya tahun depan harus berjuang lagi (untuk memenuhi kebutuhan nilai itu, red),” imbuhnya. Ia menceritakan, awalnya Pemkot Bogor sempat dita­wari sokongan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) un­tuk membangun RSUD Kota Bogor. Namun rencana terse­but urung terlaksana lantaran skema pembangunan tidak bisa dilakukan secara multi­years atau tahun jamak (dilaks­anakan lebih dari 1 tahun anggaran, red). Selain itu, tambah Idham, agar tidak memberatkan APBD Kota Bogor di kemudian hari jika harus mencicil utang PEN untuk bangun RSUD. Ia ber­harap pembangunan fisik dua gedung sekaligus ini bisa ber­jalan tepat waktu dan sesuai rencana. Apalagi, bantuan itu didapat dengan perjuangan yang sulit karena harus me­mohon dan mendorong Ke­menkes dan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar. ”Kita dibantu pemkot mela­lui Bappeda untuk mendorong. Kan awalnya kita hanya dapat (Banprov Jabar) Rp20 miliar untuk Blok 1. Jadi, kita minta tambah,” tegasnya. Ia menilai bangunan utama RSUD Kota Bogor yang masih difungsikan melayani pasien merupakan bangunan lama dan berusia kurang lebih 38 tahun. Sehingga dianggap tidak layak digunakan. Adanya ban­tuan keuangan tersebut, ten­tu akan membuat pelayanan lebih nyaman. “Kasihan kalau melihat pasien numpuk, gedung ini sudah 38 tahun. Jadi harus dibuat se­nyaman mungkin,” kata dr Ilham.(ryn/mam/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

5 Calon Kades Siap Tarung Pilkades Cipinang Rumpin

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:15 WIB

Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot Bogor Masih Molor

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:19 WIB
X