METROPOLITAN.ID - Persib Bandung kini diambang juara beruntun alias back to back di Liga 1 2024-2025.
Persib Bandung hanya membutuhkan tambahan empat poin untuk mengamankan gelar juara BRI Liga 1 secara berturut-turut setelah menundukkan PSS Sleman dengan skor telak 3-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu 26 April 2025.
Saat ini, Maung Bandung masih menyisakan empat pertandingan tersisa di Liga 1 2024/2025. Yakni menghadapi Maluku United, Barito Putera, Persita Tangerang, dan terakhir Persis Solo.
Baca Juga: Tiga BUMD Kota Bekasi Diganjar Penghargaan Top BUMD Awards 2025
Gelandang serang Persib, Tyronne del Pino, mengingatkan seluruh rekan setimnya untuk tetap menjaga fokus tinggi demi meraih hasil maksimal di sisa musim ini dan mengamankan trofi juara.
“Kami harus fokus penuh untuk pertandingan-pertandingan ke depan. Kami tidak terlalu memikirkan hal lain, hanya fokus pada persiapan diri sendiri, terutama menghadapi laga melawan Maluku United. Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan selanjutnya,” ujar Tyronne, Senin 28 April 2025.
Tyronne menekankan bahwa menjaga konsentrasi dan semangat bertanding di setiap laga sisa akan menjadi kunci utama bagi Persib untuk kembali meraih supremasi di Liga 1 musim ini.
Baca Juga: Hitung-hitungan Persib Bandung Bisa Juara Back to Back Liga 1 2024-2025
Persib Bandung bertekad meraih hasil terbaik saat menghadapi Malut United pada laga pekan ke-31 Liga 1 2024/25 di Stadion Kie Raha Ternate, Jumat, 2 Mei 2025.
Meski diyakini tidak akan mudah, Persib akan mengerahkan segala daya untuk merealisasikan target tersebut.
Selain kekuatan dan motivasi tuan rumah, tantangan lain yang harus dihadapi Maung Bandung adalah perjalanan cukup jauh dari Bandung ke Ternate.
Rencananya, rombongan Persib bertolak dari Bandung ke Jakarta, Rabu 30 April 2025 malam. Dari Jakarta, rombongan langsung terbang ke Ternate pada Kamis, 1 Mei 2025 dini hari.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengakui, perjalanan panjang ke Ternate itu menjadi tantangan tersendiri. Sebenarnya,
kata Hodak, tantangan jarak itu bukan hanya Ternate, tapi homebase tim-tim lainnya.