Sabtu, 4 Februari 2023

Berita Ahok Hari Ini : Maju Pilkada Lewat Jalur Independen, Ahok Diklaim Lakukan ‘Bunuh Diri Politik’ !

- Sabtu, 26 Maret 2016 | 08:48 WIB

METROPOLITAN.ID - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa Ahok diketahui telah memilih jalur independen atau perorangan dalam ajang Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Dimana Ahok harus berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta KTP warga DKI Jakarta yang dikerjakan oleh relawan Teman Ahok dengan mengisi formulir dukugan kepada Ahok.

Terkait pemilihan Ahok melalui jalur independen, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai jika sikap Gubernur DKI Jakarta dalam mendeklarasikan diri melalui jalur independen sama saja dengan melakukan aksi ‘bunuh diri politik’.

Seperti yang telah diketahui, dalam menempuh jalur independen tersebut Ahok telah menggandeng Heru Budi Hartono sebagai calon Wakil Gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Terkait pemilihan Ahok kepada Heru tersebut, Pangi menilai jika Ahok memilih wakil yang tidak punya popularitas yang bagus dan semakin menenggelamkan Ahok atau sama dengan bunuh diri politik.

Ia juga menilai bahwa Ahok terlalu terburu buru dan kurang matang dalam memilih jalur independen. Seharusnya Ahok berfikir dua kali untuk maju menempuh jalur independen karena masih ada banyak waktu.

Meskipun Ahok sudah mantap melalui jalur independen, hingga kini diketahui belum ada satupun partai politik yang memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta mengumumkan bakal pasangan calon yang diusung dalam Pilkada DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada Februari 2017 mendatang.

“Jadi ini strategi partai. Partai dari dulu habitnya tidak mau mengumumkan calon cepat-cepat. Dia tidak mau memperlihatkan kekuatannya lebih awal. Ini salah satu upaya partai mengulur-ulur waktu. Itu juga kenapa Teman Ahok (relawan Ahok) tidak sabaran, partai tidak mau didesak kalau bisa partai mengumumkan calon last miunutes saja,” jelas Pangi.

Memang sudah menjadi ciri khas dari partai politik dengan tidak mau memperlihatkan kekuatannya kepada lawan lebih awal. Dimana hal tersebut dilakukan partai politik guna mempersiapkan strategi yang lebih ampuh dan matang dan juga mempersiapkan calon kuta yang bakalan diusung oleh partai politik dalam pesta demokrasi Pilkada DKI Jakarta.

“Karena kalau kelihatan duluan, partai takut juga. Ini sengaja di-design. Tapi saya yakin partai punya calon, namun tidak mau tergesa-tergesa mengumukan ke publik. Mereka akan pasang calon yang bisa dijual. Misalnya PDIP yang punya kursi lebih dari cukup, panggil kader terbaiknya seperti Ganjar Pranowo dipakai sama Yusril, Ahok ya lewat. Makanya bagi saya Ahok blunder ambil independen. Dia (Ahok) sudah memberikan senjata kepada lawan,” pungkas pria lulusan Universitas Indonesia itu.(klasemen.co)

Editor: admin metro

Terkini

Surya Paloh Ngaku di Golkar sejak Usia 16 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:22 WIB

PPP Bidik Sebelas Kursi DPRD Jabar

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:01 WIB

Koalisi PKB-Gerindra Diramal Bubar

Selasa, 17 Januari 2023 | 12:01 WIB

Ridwan Kamil Gabung Sayap Golkar

Senin, 16 Januari 2023 | 12:01 WIB

Jokowi Ingatkan Semua Pihak Jaga Stabilitas Politik

Jumat, 13 Januari 2023 | 12:01 WIB

Bawaslu: Ada 3.189 Potensi Lokasi Khusus Pemilu

Rabu, 11 Januari 2023 | 12:01 WIB

Pakar: Biaya Politik Mahal Bisa Picu Korupsi

Jumat, 6 Januari 2023 | 12:01 WIB

200 Anggota PPK Dapat Asuransi

Kamis, 5 Januari 2023 | 12:01 WIB
X