Sabtu, 4 Februari 2023

Gerinda Kantongi 3 Nama Calon Ketua DPRD

- Rabu, 19 Juni 2019 | 09:32 WIB
ILUSTRASI: Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan saat sambutan di hadapan kadernya, belum lama ini. Iwan mengaku sudah mengantongi tiga nama calon ketua DPRD Kabupaten Bogor.
ILUSTRASI: Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan saat sambutan di hadapan kadernya, belum lama ini. Iwan mengaku sudah mengantongi tiga nama calon ketua DPRD Kabupaten Bogor.

Partai Gerindra masih mengotak-atik siapa sosok yang akan menduduki kursi ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024. Yang jelas, partai besutan Prabowo Subianto itu sudah mengantongi tiga nama yang akan dipilih untuk menduduki pucuk pimpinan parlemen di Kabupaten Bogor.

METROPOLITAN - KETUA DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengatakan, Gerindra Kabupaten Bogor akan mengusulkan tiga nama ke DPP sebagai bahan pertimbangan. Nantinya, DPP yang akan memilih satu nama untuk menduduki kursi ketua DPRD Kabupaten Bogor. “Nanti kemungkinan DPC mengusulkan tiga calon. Tiga calon ini yang akan diseleksi,” kata Iwan kepada Metropolitan.

Menurutnya, tiga nama tersebut sudah ada di meja DPC. Meski demikian, lelaki yang menjabat wakil bupati Bogor itu masih enggan menyebut siapa tiga sosok kader Gerindra yang akan diusulkan. “Namanya sudah ada. Segera (diumumkan, red). Apa yang disampaikan Pak Fadli Zon memang hasil obrolan,” terangnya. Tak hanya nama-nama calon ketua dewan, Gerindra Kabupaten Bogor juga bakal mengusulkan nama untuk calon ketua Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Bogor. “Jadi yang diusulkan itu tiga calon ketua dewan dan calon ketua fraksi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra Kabupaten Bogor berhasil merajai pemilihan legislatif (pileg) 2019 dengan meloloskan 14 kursi dari Bumi Tegar Beriman. Lima di antaranya merupakan caleg incumbent Gerindra yaitu M Rizky, Adi Suwardi, Kukuh Sri Widodo, Sanukri dan Sarni. Sementara sembilan caleg lainnya yang lolos yaitu Beben Suhendar, Muhammad Ansori, Nurjanah, Rudy Susmanto, Andi Permana, Agus Salim, Heri Aristandi, Tuti Alawiyah dan Sastra Winara. Dari ke-14 nama tersebut, beberapa di antaranya digadang-gadang bakal masuk bursa calon ketua DPRD Kabupatan Bogor. Dari kalangan senior, muncur nama Kukuh Sri Widodo, M Rizky dan Adi Suwardi, yang santer bakal masuk bursa. Selain itu, muncul nama-nama lain yang juga memiliki kans kuat seperti Heri Aristandi dan Rudy Susmanto.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sempat menyebut figur yang akan menempati posisi ketua DPRD Kabupaten Bogor tak mesti muka lama atau anggota DPRD yang sudah duduk di kursi DPRD sebelumnya. Sehingga wajah-wajah baru memiliki peluang sama. “Bisa saja (wajah baru, red). Nanti tergantung masukan dari bawah (DPC Gerindra Kabupaten Bogor, red) dulu,” kata Fadli Zon. Untuk kriteria, dirinya mengaku banyak hal yang harus dipenuhi. Yang jelas, ketua DPRD dari Gerindra harus menjadi representasi wajah partai di parlemen. “Kriteria, macam-macam. Tentu harus menjadi representasi wajah dari partai. Pertimbangan lainnya bisa dari pengalaman, integritas, kapasitas dan kapabilitas. Saya rasa itu yang jadi pertimbangan,” terangnya.

Sementara itu, faktor pengalaman juga dinilai menjadi pertimbangan penting dalam penentuan kursi ketua DPRD lantaran aktif sejak lama dan memiliki pengalaman yang cukup. Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Gerindra Kukuh Sri Widodo mengatakan, DPRD berisi orangorang dari lintas partai. Ketua DPRD harus paham soal kondisi dewan serta memiliki komunikasi yang baik dengan partai-partai yang ada. “Penting pengalaman. Karena di DPRD ini banyak partai, harus mengerti juga kondisi teman-teman di luar. Karena komunikasinya tidak hanya di internal partai, tapi juga ke eksternal. Kalau yang lain belum tentu,” kata Kukuh, belum lama ini.

Saat ditanya apakah sebaiknya porsi ketua DPRD diserahkan ke kader yang sudah berpengalaman, dirinya mengaku semua memiliki peluang sama. Sebab, DPP memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan siapa yang pantas mengisi kursi ketua DPRD meski DPC juga memberikan masukanmasukan nama. “Kriterianya tidak cuma pengalaman, ada rekam jejak juga dan lainnya. Jadi bisa saja pendatang baru juga menjadi ketua. Ada kans semuanya dari 14 anggota yang terpilih. Bisa juga DPC mengusulkan, tapi keputusan DPP beda dari yang diusulkan. Bisa saja terjadi karena keputusan akhir ada di DPP. Misal di DPC mengusulkan tiga, tapi DPP memilih lain. Makanya semua punya peluang,” ungkap Kukuh yang terpilih kembali di pileg 2019. (fin/run)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Surya Paloh Ngaku di Golkar sejak Usia 16 Tahun

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:22 WIB

PPP Bidik Sebelas Kursi DPRD Jabar

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:01 WIB

Koalisi PKB-Gerindra Diramal Bubar

Selasa, 17 Januari 2023 | 12:01 WIB

Ridwan Kamil Gabung Sayap Golkar

Senin, 16 Januari 2023 | 12:01 WIB

Jokowi Ingatkan Semua Pihak Jaga Stabilitas Politik

Jumat, 13 Januari 2023 | 12:01 WIB

Bawaslu: Ada 3.189 Potensi Lokasi Khusus Pemilu

Rabu, 11 Januari 2023 | 12:01 WIB

Pakar: Biaya Politik Mahal Bisa Picu Korupsi

Jumat, 6 Januari 2023 | 12:01 WIB

200 Anggota PPK Dapat Asuransi

Kamis, 5 Januari 2023 | 12:01 WIB
X