Minggu, 29 Januari 2023

Dianggap Lebih Rasional, PAN Usung Ganjar-Erick

- Selasa, 6 Desember 2022 | 12:01 WIB
AKRAB: Ketum PAN Zulkifli Hasan bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir saat di Jawa Tengah pekan lalu.
AKRAB: Ketum PAN Zulkifli Hasan bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir saat di Jawa Tengah pekan lalu.

METROPOLITAN – Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menyebut Ganjar Pranowo-Erick Thohir menjadi per­timbangan untuk diusung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres). Ia mengklaim nama Ganjar-Erick muncul dari suara kader PAN di Jawa Tengah dan sejumlah DPW PAN lainnya. Menurut Guru Besar Uni­versitas Airlangga (Unair) Prof Hotman Siahaan, langkah Zulkifli Hasan (Zulhas) me­nyatakan Ganjar dan Erick pantas diusung sebagai capres dan cawapres merupakan langkah yang sangat rasional. Alasannya, nama Ganjar Pra­nowo dan Erick Thohir sela­lu muncul di setiap hasil sur­vei dengan peringkat teratas. “PAN sangat rasional me­milih mereka sebagai Capres dan Cawapres 2024. Semua yang dilakukan PAN berda­sarkan basis data,” ujar Hotman Siahaan kepada wartawan, Senin (5/12). Apalagi, PAN menggunakan dasar data dari lembaga survei terpercaya. Pilihan itu tentunya meng­gunakan nalar dan justifikasi berbasis data. Hotman melihat Ganjar se­bagai representasi politikus yang piawai di Indonesia. Sedangkan Erick adalah pro­fesional yang memiliki ki­nerja luar biasa. Untuk itu, Hotman berpendapat Ganjar-Erick seperti pasangan Soe­karno-Hatta pada era kemer­dekaan. Soekarno merupakan politikus yang besar dan so­lidarity maker. Hatta adalah teknokrat yang handal dan administratif maker. “Pasangan ini dari dimensi sosial juga sudah terlihat dan dari di­mensi politik sangat cocok,” kata Hotman. Secara basis massa, Hotman menilai Ganjar memiliki ba­sis massa yang sangat kuat di Jateng dan Jatim. Erick basis masanya di generasi mile­nial maupun pesantren. Sementara itu, Koalisi Indo­nesia Bersatu (KIB) belum menyatakan siapa sosok ca­pres-cawapres yang diusung untuk Pilpres 2024. KIB ter­sebut berisikan PAN, Golkar dan PPP. Namun, KIB diya­kini nantinya mengusung pasangan yang rasional. Sebab, di samping berupaya meme­nangkan Pilpres, parpol ber­upaya mendapatkan suara optimal di Pileg pada Pemilu 2024. Sebab, parpol berharap ada coat-tail effect dari paslon yang diusung nantinya. Sebelumnya, Ketum PAN, Zulkifli Hasan, menampung aspirasi dari DPW PAN Jawa Tengah (Jateng). Aspirasi itu mencalonkan Ganjar Pra­nowo sebagai capres melalui KIB. Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat menghadiri aca­ra peluncuran bakal calon legislatif (bacaleg) PAN se-Jawa Tengah di Semarang, Jateng, Jumat (2/12). Dalam kesempatan itu, Zulhas hadir bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Men­teri BUMN Erick Thohir. “DPP PAN tentu akan mem­pertimbangkan dengan cermat aspirasi tersebut. Apalagi, memang hasil sejumlah sur­vei Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu selalu menem­pati posisi teratas tiga Capres 2024,” kata Zulhas dalam ke­terangannya. Zulhas mengakui nama Ganjar Pranowo selalu unggul di berbagai lembaga survei. Ia tak memungkiri jika Ganjar Pranowo layak dicalonkan PAN sebagai Capres 2024. “Jawa Tengah sudah memu­tuskan satu nama, Pak Ganjar Pranowo untuk diusung men­jadi calon presiden dan wakil presiden yang disampaikan kepada DPP tadi,” ucap Zulhas. Menteri Perdagangan ini pun mengakui nama Erick Thohir mencuat sebagai cawapres di DPW PAN untuk Pilpres 2024. Kedua nama itu jadi per­timbangan DPP PAN. “Nama Erick Thohir sebagai Cawapres 2024 juga mengemuka di se­jumlah DPW PAN dan selalu nyantol namanya Pak Erick, kami pertimbangan matang semuanya,” pungkas Zulhas. (jp/feb/py)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

PPP Bidik Sebelas Kursi DPRD Jabar

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:01 WIB

Koalisi PKB-Gerindra Diramal Bubar

Selasa, 17 Januari 2023 | 12:01 WIB

Ridwan Kamil Gabung Sayap Golkar

Senin, 16 Januari 2023 | 12:01 WIB

Jokowi Ingatkan Semua Pihak Jaga Stabilitas Politik

Jumat, 13 Januari 2023 | 12:01 WIB

Bawaslu: Ada 3.189 Potensi Lokasi Khusus Pemilu

Rabu, 11 Januari 2023 | 12:01 WIB

Pakar: Biaya Politik Mahal Bisa Picu Korupsi

Jumat, 6 Januari 2023 | 12:01 WIB

200 Anggota PPK Dapat Asuransi

Kamis, 5 Januari 2023 | 12:01 WIB

Diloloskan, Partai Ummat Dapat Nomor Urut 24

Senin, 2 Januari 2023 | 12:01 WIB
X