Kamis, 9 Februari 2023

Kena Gusur, Warga Bogor Selatan Curhat ke Dewan

- Jumat, 13 September 2019 | 10:17 WIB
AUDIENSI: Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Gerindra tengah menerima audiensi dari warga Kecamatan Bogor Selatan, kemarin.
AUDIENSI: Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Gerindra tengah menerima audiensi dari warga Kecamatan Bogor Selatan, kemarin.

METROPOLITAN – Puluhan warga Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor melakukan audiensi bersama anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Gerindra, kemarin. Audiensi dilakukan untuk membahas terkait rencana pemerintah pusat melebarkan jalur rel Kereta Api (KA) jurusan Bogor-Sukabumi.

Anggota DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan, mengatakan kehadiran mereka ini karena timbul kepanikan di masyarakat atas sosialisasi yang dilakukan terkait rencana pelebaran rel KA jurusan Bogor-Sukabumi. Sementara, mereka yang terkena dampak tidak tahu akan diapakan dan seperti apa setelah pelebaran nanti.

“Terlepas mereka tinggal di lahan PJKA, kita disini tidak berbicara salah atau benar, tetapi mereka warga Kota Bogor dan Indonesia yang sudah puluhan tahun tinggal disana dan harus diperhatikan,” kata Mohan usai menerima audiensi para warga di kantor Fraksi Gerindra DPRD Kota Bogor, kemarin.

Untuk itu, pihaknya bersama anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra akan memback up para warga yang terkena dampak pelebaran jalur KA. Di mana, pihaknya ingin memastikan pemerintah hadir disaat masyarakatnya membutuhkan.

“Kita akan back up, khususnya dampak sikologisnya. Karena mayoritas yang tinggal disana ekonomi ke bawah. Kita akan sondingkan hasil audiensi ini dengan Pemkot Bogor untuk mencarikan solusi kepada warga yang terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 03/03, Kelurahan Kertamaya, Uus Nursamsu (40), mengatakan ada tiga poin yang diminta pihaknya kepada anggota dewan untuk bisa diwujudkan. Diantaranya, pengawalan terhadap janji atas hasil pertemuan dengan pihak PJKA terkait santunan.

Lalu, perhatian Pemkot dalam hal ini walikota terhadap warga yang terkena dampak penertiban. Serta, hak warga yang selama ini membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Disamping kita sudah dijanjikan akan mendapatkan santunan dari PJKA. Kami juga meminta pihak Pemkot untuk memperhatikan warga yang terkena dampak, terutama mereka yang benar-benar tidak mempunyai lahan,” katanya.

Menurutnya, dampak dari pelebaran jalur rel KA jurusan Bogor-Sukabumi sendiri mengancam sekitar 1.700 warga yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan Tengah. Jumlah ini belum termasuk gedung sekolah dan tempat usaha milik warga. “Jumlahnya tersebar di beberapa kelurahan. Tapi yang paling banyak terdampak ada di Bogor Selatan,” ujarnya.(rez)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X