Kamis, 2 Februari 2023

Pahlawan Kekinian Harus Terus Dilahirkan

- Rabu, 11 November 2020 | 16:03 WIB

METROPOLITAN - Perayaan upacara Hari Pahlawan yang jatuh tiap 10 November, pada tahun ini terasa sangat berbeda. Situasi pandemi yang memaksa upacara mengenang para pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, Kota Bogor, yang digelar terbatas, itu rupanya sama sekali tidak mengurangi kekhidmatan Hari Pahlawan. Upacara yang dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya beserta jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor di TMP Dreded, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (10/11) pagi, itu berjalan khidmat. Selepas upacara, tak lupa Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim berziarah dan menaburkan bunga ke makam para pahlawan Bogor, seperti makam Kapten Tb Muslihat dan Kolonel Ahmad Syam. Keduanya tampak sangat khusyuk dalam berdoa dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Bagi Bima Arya, sosok pahlawan tidak hanya ada saat masa penjajahan saja. Pahlawan kekinian pun terus dilahirkan dan tidak berhenti saat masa penjajahan. Ia melihat saat ini ada beberapa ancaman nyata yang harus diwaspadai. Pertama, ancaman perpecahan. Kedua, ancaman Covid-19 yang hingga kini belum juga usai. ”Kita perlu memenangkan pertarungan ini. Buat saya, pahlawan itu terus dilahirkan, dan itu tidak berhenti pada saat masa penjajahan saja. Sekarang ini ancamannya nyata. Satu, ancaman perpecahan. Kedua, ancaman pandemi Covid-19. Kita perlu memenangkan pertarungan ini,” katanya saat ditemui Metropolitan, Selasa (10/11). Di era pandemi, ia melihat banyak potensi pahlawan-pahlawan kekinian. Seperti pahlawan kesehatan dan pahlawan yang ada di masyarakat, berjuang menangani dampak Covid-19. Bima Arya pun mengingatkan bahwa ancaman itu juga nyata dan harus diantisipasi. (ryn/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X