Senin, 6 Februari 2023

KPAID: Gara-gara Hp, 13 Orang Masuk Rumah Sakit Jiwa

- Kamis, 19 November 2020 | 15:59 WIB

METROPOLITAN - Per­kembangan zaman semakin modern. Salah satunya dengan adanya gawai. Setiap orang nyatanya sudah me­megang gadget sebagai alat komunikasi sehari-hari. Namun, apabila salah meng­gunakannya, sangat berdam­pak negatif bagi pemegang gawai itu sendiri. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bogor, Sumedi, menjelaskan 13 orang terdata depresi ka­rena kecanduan gawai. Aki­batnya mereka dirawat di Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Kota Bogor. Sumedi menuturkan, rata-rata mereka yang kecanduan tersebut lantaran game on­line. Bahkan, karena gawai itu juga banyak orang yang tidak fokus. ”Bayangkan saja, ada orang yang jalan selalu menunduk. Bahkan, saat berjalan bisa menabrak tiang listrik ka­rena fokus ke handphone (hp) yang mereka sedang mainkan,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin. Tak sampai di situ, penga­ruh itu pun menjalar ke aksi kriminal. Seperti terjadi­nya pencurian lantaran ke­tagihan judi online. Menurut­nya, semua yang didasari online akan mengacu pada penggunaan hp. ”Tak hanya judi online dan game online. Nyatanya ba­nyak kejadian pemerkosaan karena kecanduan film por­no. Ini semua harus dianti­sipasi. Tidak bisa dibiarkan. Karena ujung-ujungnya bisa merusak masa depan anak bangsa,” terang Medi, sapa­annya. (yos/c/els/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X