Sabtu, 4 Februari 2023

Disdukcapil Dorong Siswa PAUD Miliki KIA

- Selasa, 1 Desember 2020 | 16:04 WIB

METROPOLITAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor menargetkan anak-anak ter­layani administrasi kependu­dukan (adminduk). Untuk mencapainya, Disdukcapil melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama bertajuk Universal Adminduk Cover­age dengan lima unit kerja atau lembaga di Kota Bogor, di TK Motekar, Bogor Tengah, Jumat (27/11). Kepala Disdukcapil Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan, program ini da­lam memberi pelayanan ke­pada masyarakat di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil, serta dalam mewujudkan Kota Bogor se­bagai kota layak anak dan ramah keluarga. Perjanjian kerja sama ini dengan lima unit kerja/lem­baga/organisasi, yakni dengan Himpunan Pendidik dan Te­naga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Bogor, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Komisi Perlindun­gan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bogor dan Institut Ke­warganegaraan Indonesia. “Untuk Himpaudi Kota Bogor dalam hal pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA), diharap­kan seluruh siswa-siswi PAUD, baik formal maupun nonformal se-Kota Bogor, akan mempe­roleh KIA yang dilaksanakan secara kolektif,” ujar Sujatim­ko disaksikan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua PKK dan Ketua Himpaudi Kota Bogor Yane Ardian. Lalu dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Pro­vinsi Jawa Barat dengan sa­saran pelaksanaan perekaman dan pencetakan KTP elektro­nik secara on the spot yang dilaksanakan ke sekolah-se­kolah tingkat SMA se-Kota Bogor. “Tentunya ini untuk memperoleh KTP bagi siswa-siswa yang pemula,” terangnya. Perjanjian kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Bo­gor, jelas Jatmiko, sasarannya adalah pengurusan adminis­trasi kependudukan, pereka­man dan pencetakan KTP elektronik bagi pemula siswa-siswi yang berada di bawah naungan Kemenag Kota Bogor. “Keempat, dengan KPAI Kota Bogor untuk menyosia­lisasikan pemanfaatan KIA bagi seluruh anak di Kota Bogor sebagai salah satu in­strumen perlindungan anak di Kota Bogor untuk mendu­kung kota layak anak dan kota ramah keluarga. Terakhir, kerja sama dengan Institut Kewarganegaraan Indonesia dalam upaya percepatan pe­menuhan hak-hak dalam memperoleh akta kelahiran dan dokumen adminduk lain­nya,” bebernya. Untuk kelancaran pelaks­anaan program tersebut, la­njutnya, dilakukan sistem kolektif dengan memanfaat­kan aplikasi secara online yang diberi nama Silapak. “Sistem Layanan Paket (Silapak) ini sebagai salah satu wadah dari Disdukcapil Kota Bogor untuk dimanfaatkan di masa pandemi Covid agar menghin­dari adanya interaksi fisik,” katanya. Sementara itu, jelas Bima Arya, program ini dilakukan untuk melakukan pendataan yang lebih maksimal terhadap anak-anak. “Supaya data kita lengkap terhadap anak-anak. Yang kedua, untuk perlindun­gan terhadap anak-anak. Anak-anak harus dilindungi dari kemungkinan perdagangan anak dan lain-lain. Yang ke­tiga adalah pelayanan publik bagi anak-anak untuk men­gurus surat-surat, dokumen, perbankan, administrasi ke­pendudukan dan lain seba­gainya,” ungkap Bima Arya. “Program ini juga sesuai dan nyambung dengan mimpi Kota Bogor menjadikan kota ini sebagai kota yang ramah dan layak untuk keluarga. Jadi, saya titip untuk para ca­mat dikoordinasikan agar sosialisasinya betul-betul maksimal. Kita targetkan seluruh anak dari usia 0-17 tahun semuanya di data, di­layani dan dilindungi dengan memiliki adminduk,” pung­kasnya. (*/feb/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama

Senin, 28 November 2022 | 16:01 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Antam Turunkan ERG

Kamis, 24 November 2022 | 11:08 WIB
X