METROPOLITAN.ID - Bagi para pelancong yang melintasi Jawa Timur, Lumajang menyimpan kekayaan rasa unik, mulai dari olahan daun kelor hingga perpaduan pecel.
Ada tiga makanan khas yang menjadi identitas lidah masyarakat Lumajang, yakni Segor Kelor, Krecek Bung, dan Pecel Rujak Telo.
Sego Kelor (Nasi Hijau Gurih)
Nasi ini dimasak bersama ekstrak daun kelor dan santan, menghasilkan aroma harum dan rasa gurih yang lembut.
Baca Juga: Penertiban Parkir Liar Makin Tegas, Pemkab Bogor Pastikan Kawasan Pakansari Tertib Total
Biasanya disajikan dengan pelengkap sederhana seperti kering tempe, serundeng, dan sambal bawang.
Krecek Bung (Tumis Rebung Pedas)
Bung (rebung muda) diolah dengan teknik khusus sehingga tidak berbau amis, lalu dimasak dengan bumbu krecek yang pedas dan gurih.
Makanan ini memiliki aroma smoky (asap) yang khas karena seringkali dimasak di atas luweng (tungku kayu).
Baca Juga: Dollar Cost Averaging: Strategi Beli Kripto Tanpa Takut Rugi
Pecel Rujak Tel
Sayuran pecel segar disiram bumbu kacang yang dicampur dengan ulekan telo (ubi jalar) dan bumbu rujak petis. Tekstur yang lebih kental dan rasa manis-asam-pedas yang meledak di mulut.
Jika Anda sedang berada di Lumajang, berikut enam rekomendasi rumah makan yang wajib masuk dalam daftar kunjungan:
1. Godhong Gedhang Lumajang