METROPOLITAN.id - Pencarian santri yang hilang tenggelam di Sungai Cianten, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Minggu (22/12) siang dihentikan. Pencarian akan kembali dilanjut besok pagi, Senin (23/12).
Camat Cibungbulang, Yudi Nurzaman mengatakan, hingga sore tadi, santri yang hilang tenggelam belum juga ditemukan. Tim Rescue pun menghentikan pencarian karena kondisi yang sudah tak memungkinkan.
"Tim rescue sudah selesai hari ini, dilanjut lagi besok. Karena waktu yang tidak memungkinkan untuk pencarian sampai malam," kata Yudi, Minggu (22/12).
Rencananya, pencarian esok hari akan difokuskan di area tenggelamnya korban. Petugas juga kemungkinan akan menyisir ke arah hilir.
"Besok pencarian dilanjut ke wilayah TKP dan hilir," terangnya.
-
Sebelumnya, Seorang santri di Bogor hilang tenggelam di Sungai Cianten, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Minggu (22/12) siang. Hingga sore hari, santri tersebut belum juga berhasil ditemukan.
Informasi yang dihimpun, santri yang tenggelam adalah Shidqie Giantino. Lelaki 19 tahun asal Lampung itu merupakan santri pengabdian Gontor yang ditempatkan sebagai pembina santri di Sekolah Cendikia Baznas (SCB). Korban tenggelam sekitar pukul 11.30 WIB.
Insiden tersebut terjadi usai korban dan beberapa rekannya mengadakan outbond dengan santri atau siswa SCB.
Usai kegiatan, para santri langsung pulang kembali ke Yayasan SCB. Namun, korban dan beberapa rekannya memilih berenang terlebih dulu di Sungai Cianten.
Nahas, saat berenang korban terpeleset dan langsung tenggelam. Korban sempat terpegang oleh rekannya namun terlepas.
Korban juga diketahui tidak bisa berenang. Sehingga pada saat berenang di tempat yang agak dalam, korban tenggelam.
Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, korban merupakan Santri Pengabdian Gontor yang ditempatkan di SCB. Korban baru saja mengadakan kegiatan outbond dengan santri SCB.
"Korban berenang di tempat yang agak dalam hingga korban tenggelam. Sampai saat ini korban masih belum ditemukan. Sore ini dilakukan pencarian oleh Tim Resque dari RAPI, Relawan PMI Cibungbulang dan personil Polsek Cibungbulang sambil menunggu Tim SAR dari BPBD Kabupaten Bogor," kata Ade Yusuf, Minggu (22/12) sore. (fin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau
keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa
seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 09:22 WIB
Jumat, 17 April 2026 | 13:55 WIB
Jumat, 17 April 2026 | 13:48 WIB
Jumat, 17 April 2026 | 10:58 WIB
Jumat, 17 April 2026 | 08:36 WIB
Jumat, 17 April 2026 | 08:08 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 16:51 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 15:56 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 13:00 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 12:11 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 11:40 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 10:56 WIB
Kamis, 16 April 2026 | 06:30 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 18:00 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 17:18 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 15:43 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 15:23 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 14:06 WIB
Rabu, 15 April 2026 | 14:05 WIB