METROPOLITAN.ID - Universitas Padjadjaran (Unpad) tengah menjadi buah bibir di media sosial usai adanya dugaan pelecehan.
Seorang Guru Besar berinisial Prof. IY dari Fakultas Keperawatan (FKep) diduga kuat terlibat dalam tindakan pelecehan terhadap seorang mahasiswi program pertukaran (exchange student).
Kasus ini meledak setelah tangkapan layar percakapan pribadi di platform Threads dan X menjadi konsumsi publik.
Dalam tangkapan layar yang beredar, terduga pelaku diduga adalah Prof. H. Iyus Yosep, S.KP., M.SI., M.Sc., Ph.D., mengirimkan rentetan pesan yang sangat tidak pantas kepada mahasiswi tersebut.
Baca Juga: 7 Kontroversi Badan Gizi Nasional, Anggaran Sendok Bebek Capai Rp102 Miliar
Pelaku meminta foto korban saat mengenakan bikini di Phuket, Thailand.
"Saya butuh fotomu saat berenang di pantai Phuket. Memakai bikini," tulis pesan tersebut.
Meski korban sudah menolak secara halus, pelaku justru mendorong korban untuk meminum alkohol (brandy) guna menghilangkan stres akademik.
Pelaku kembali mengirimkan pesan bernada rindu dan menagih foto bikini tersebut pada kesempatan berbeda.
Baca Juga: Jumlah Korban Ledakan SPBE Kembali Bertambah Menjadi 5 Orang
"Hi, aku rindu kamu, gimana kabarnya. Aku masih menunggu style bikinimu," tulisnya.
Reaksi Keras BEM Kema Unpad dan Mahasiswa
Pada Rabu, 15 April 2026, BEM Keluarga Mahasiswa (Kema) Unpad bersama BEM Kema FKep Unpad menerbitkan pernyataan sikap tegas.
Mereka menolak segala bentuk pembiaran terhadap predator seksual, terlebih yang memiliki otoritas tinggi seperti Guru Besar.
Baca Juga: Kronologi Viralnya Grup Chat Pelecehan Mahasiswa IPB, Korban Diduga Diintimidasi