Sabtu, 18 April 2026

Bupati Bogor Sebut Kehadiran Tugu Pancakarsa Jadi Solusi Atasi Kemacetan

Arifin, Metropolitan
- Sabtu, 25 Desember 2021 | 15:40 WIB
Tugu Pancakarsa di Kabupaten Bogor. (Arifin/Metropolitan)
Tugu Pancakarsa di Kabupaten Bogor. (Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Bupati Bogor Ade Yasin menyebut Tugu Pancakarsa dibangun untuk mengurangi kemacetan menahun di Simpang Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor.

Tugu Pancakarsa dikelilingi bundaran jalan raya menggunakan sistem flow searah jarum jam.

Pernyataan itu disampaikan Ade Yasin saat meninjau program pembangunan City Beautification Projects Kabupaten Bogor, Jumat (24/12).

“Adanya tugu ini yang pertama adalah untuk mengurangi kemacetan yang selama ini belum terpecahkan. Kita juga sudah membebaskan tanah di sekitarnya sehingga sistemnya itu satu arah, memutar searah jarum jam sehingga tidak ada lagi kemaceta-kemacetan yang cukup signifikan. Jadi nanti dari tol itu keluar, lewat kiri, terus langsung ke arah Cibinong atau ke arah Jakarta atau ke Bogor. Tapi kalau dari Cibinong bisa juga ke kiri dulu jadi muter, jadi flownya seperti arah jarum jam,” ujar Ade Yasin. Tak hanya itu, Tugu Pancakarsa juga dibangun dengan penuh filosofi. Terdiri dari lima lawang, yaitu Lawang Kori yang berada di depan Cibinong City Mall (CCM) yang sudah dibangun pada saat Pemerintah Daerah pertama di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Edi Yoso. Lawang Kori disatukan menjadi lima yang menggambarkan program Pemkab Bogor yaitu Pancakarsa. Pancakarsa merupakan program utama Bupati Bogor Ade Yasin yang terdiri dari Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Membangun, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban. “Kita tetap memelihara peninggalan bersejarah dari pendahulu kita atau dari nenek moyang, tetapi kita terjemahkan ke dalam lima program yang memang bermanfaat untuk masyarakat, yaitu Pancakarsa,” ungkapnya. Menurutnya, keberadaan Tugu Pancakarsa yang ikonik ini juga bisa menjadi tempat berswafoto masyarakat. “Tugu itu hanya sebagai ikon dan hanya untuk selfie, tidak ada orang makan di situ atau menyampah di situ,” tegas Ade Yasin. (fin)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X