Kondisi ini memungkinkan cedera kambuh sewaktu-waktu dan memperlambat proses pemulihan.
"Belum ada tanggal pasti untuk kembalinya dirinyaa. Dari yang saya tahu, cedera ini agak kronis sehingga bisa kambuh dan sembuh bergantian," kata Jacobs kepada The United Stand, via Sportsmole.
Situasi ini membuat peluang De Ligt untuk kembali bermain sebelum musim 2025/2026 berakhir masih menjadi tanda tanya.
Baca Juga: Siapa Scot Humphreys? Suami Yulia Baltschun yang Akui Selingkuh Dua Kali Jadi Sorotan Publik
Manchester United pun kini memilih pendekatan hati-hati demi menjaga kondisi pemain, sembari berharap proses pemulihan berjalan optimal tanpa risiko cedera berulang.