politik

Dindin Abdullah Ghozali Hadiri Halal Bihalal MWCNU Caringin, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:57 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Dindin Abdullah Ghozali menghadiri halal bihalal MWCNU Caringin Kabupaten Bogor, untuk perkuat silaturahmi (IST)

METROPOLITAN.ID - Anggota DPRD Jawa Barat, Dindin Abdullah Ghozali menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh MWCNU Kecamatan Caringin bersama badan otonom (Banom) NU, bertempat di Pondok Pesantren Al Minhaj Al Islamy, Cinagara, Caringin.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar pengurus Nahdlatul Ulama serta masyarakat setempat pasca Hari Raya Idulfitri.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya KH Aa Abdullah Nawawi selaku pimpinan pondok pesantren, KH Pahrudin, KH Lukmanul Hakim, Gus Misbah, Kyai Entis Sutisna, serta Ketua Satpol PP Kecamatan Caringin Andriansyah.

Baca Juga: Pastikan Kualitas Makanan, Chandra Rahmansyah Sidak Dapur MBG Sebelum Subuh

Turut hadir pula KH Hasan Basri selaku pimpinan Pondok Pesantren Cisempur, yang menambah khidmat dan kekuatan spiritual dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh ketua dan pengurus ranting se-Kecamatan Caringin, yang semakin memperkuat kebersamaan dan soliditas organisasi di tingkat akar rumput.

Dalam kesempatan tersebut, Dindin Abdullah Ghozali menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sinergitas antara ulama, umara, serta masyarakat.

Baca Juga: Kenapa Garry Ang Menjual Kamera M3 Milik Reza Arap? Pengakuannya di Marapthon Season 3 Bikin Kaget

“Momentum Halal Bihalal ini harus kita jadikan sebagai penguat kebersamaan dan persatuan, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat serta memperkuat peran NU di tengah masyarakat, sebagai sebuah gerakan tradisi yang harus dijaga" ujar Dindin.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti sikap tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil).

Menurutnya, memperkuat Ahlussunnah wal Jamaah harus menjadi landasan gerak bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan menjaga persatuan umat.

Lebih lanjut, Dindin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti NU dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan berdaya saing.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Al Minhaj Al Islamy, KH Aa Abdullah Nawawi, mengapresiasi kehadiran seluruh tamu undangan yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bentuk menjaga tradisi keilmuan dan kebersamaan di lingkungan Nahdliyin.

Halaman:

Tags

Terkini

PKB dan PKS Kompak Dorong Kenaikan Dana Banpol

Sabtu, 11 April 2026 | 15:05 WIB