Sabtu, 18 April 2026

Pastikan Kualitas Makanan, Chandra Rahmansyah Sidak Dapur MBG Sebelum Subuh

Ryan Muttaqien, Metropolitan
- Sabtu, 18 April 2026 | 08:52 WIB
Pastikan kualitas makanan, Wakil Wali Kota Depok yang juga Ketua Satgas MBG, Chandra Rahmansyah melakukan sidak ke dapur MBG sebelum subuh (Agus)
Pastikan kualitas makanan, Wakil Wali Kota Depok yang juga Ketua Satgas MBG, Chandra Rahmansyah melakukan sidak ke dapur MBG sebelum subuh (Agus)

METROPOLITAN.ID – Saat warga masih terlelap, genderang pengawasan program unggulan nasional mulai ditabuh di sudut Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Depok melakukan inspeksi mendadak (sidak) "senyap" ke lima titik dapur MBG milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Jumat 17 April 2026 dini hari.

​Tepat pukul 04.00 WIB, Wakil Wali Kota Depok sekaligus Ketua Satgas MBG, Chandra Rahmansyah, memimpin langsung rombongan lintas unsur mulai dari Kodim 0508/Depok, Polres Metro Depok, Kejaksaan Negeri, hingga jajaran DPRD untuk memastikan dapur-dapur produksi bekerja sesuai standar tinggi.

Baca Juga: Kenapa Garry Ang Menjual Kamera M3 Milik Reza Arap? Pengakuannya di Marapthon Season 3 Bikin Kaget

​Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Chandra menegaskan bahwa kualitas konsumsi untuk rakyat tidak boleh main-main.

​"Sidak ini adalah langkah konkret untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan tepat sasaran. Kami ingin melihat langsung apakah harapan itu termanifestasi dalam piring-piring makan siang anak-anak kita," tegas Chandra.

​Meski aktivitas dapur terlihat sibuk dan produktif, Satgas memberikan catatan kritis demi keamanan pangan yang absolut. Berdasarkan data, dari 156 SPPG di Depok, baru 49 unit yang telah mengantongi sertifikat Standar Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

​"Kami optimistis, dengan perbaikan terus-menerus, standar layanan MBG di Depok akan menjadi barometer nasional," pungkas Chandra.

​Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menyoroti beberapa aspek teknis yang harus segera dibenahi oleh pengelola dapur

​"Pengelolaan sampah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) harus diperketat agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Perlunya alat pengukur suhu pada penyimpanan bahan baku untuk menjaga kesegaran nutrisi. Pemisahan yang lebih tegas antara area pendingin dan area pengemasan guna menghindari risiko kontaminasi silang.

​Dan penataan tempat pencucian dan proses pengeringan wadah makanan wajib mengikuti prosedur medis yang dianjurkan, "imbuh Devi.

​Di balik catatan evaluasi tersebut, Satgas memberikan nilai plus bagi para juru masak di SPPG Tapos 1 hingga 5. Variasi menu dan komposisi gizi dinilai sudah sangat baik, menggugah selera, dan memenuhi standar kalori yang dibutuhkan.

Hasil temuan dini hari ini akan langsung dibawa ke meja evaluasi. Pemkot Depok berkomitmen mendampingi para pengelola SPPG agar standar operasional mereka meningkat dari sekadar "memasak" menjadi "memproduksi gizi berkualitas". (Agus)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X