METROPOLITA.ID - Helikopter Airbus H-130 dengan registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari wilayah Melawi menuju Pontianak, Kalimantan Barat.
Pesawat tersebut mengangkut delapan orang yang terdiri dari dua awak dan enam penumpang.
Informasi awal mengenai insiden ini diterima setelah komunikasi dengan helikopter terputus di tengah perjalanan.
Baca Juga: Lebaran Depok 2026 Siap Digelar, Datangkan Artis Ibukota Tanpa APBD
Berdasarkan data yang berdar, kontak terakhir terjadi sekitar pukul 08.39 WIB di kawasan Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.
Menurut keterangan dari Basarnas, sinyal darurat sempat terdeteksi melalui sistem COSPAS-SARSAT. Selain itu, sinyal pada frekuensi 406.0367 MHz juga berhasil diterima, meski lokasi pastinya masih dalam proses penentuan.
Laporan kehilangan kontak pertama kali diterima Kantor SAR Pontianak dari AirNav Indonesia pada pukul 10.40 WIB.
Baca Juga: Wasekjen Tegaskan Soliditas Kepengurusan Hiswana Migas Cianjur Tetap Kompak
Helikopter tersebut sebelumnya lepas landas sekitar pukul 07.34 WIB dengan estimasi waktu tiba pukul 08.50 WIB.
Helikopter yang dioperasikan oleh Matthew Air Nusantara ini diketahui tengah menjalankan penerbangan korporasi. Namun, di tengah perjalanan, pesawat diduga mengalami gangguan hingga akhirnya tidak dapat dihubungi.
Koordinat terakhir yang terdeteksi berada di sekitar wilayah Kecamatan Nanga Taman, dengan jarak sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang.
Baca Juga: Kisah Heroik Petugas Damkar Sukanagara Evakuasi HP Pelajar Tercebur ke Sungai
Hingga kini, lokasi pasti keberadaan helikopter masih terus ditelusuri oleh tim di lapangan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Sintang, kepolisian, Brimob, BPBD, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi titik hilangnya kontak.