Sabtu, 18 April 2026

Lebaran Depok 2026 Siap Digelar, Datangkan Artis Ibukota Tanpa APBD

Ryan Muttaqien, Metropolitan
- Kamis, 16 April 2026 | 15:52 WIB
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026 Hamzah mengatakan Lebaran Depok 2026 siap digelar, mendatangkan artis ibukota tanpa APBD (IST)
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026 Hamzah mengatakan Lebaran Depok 2026 siap digelar, mendatangkan artis ibukota tanpa APBD (IST)

METROPOLITAN.ID – Ketua panitia Lebaran Depok 2026 memberikan penjelasan terkait anggaran Lebaran Depok.

Hamzah meluruskan anggaran Lebaran Depok yang non APBD tersebut digunakan untuk mendatangkan artis Ibukota.

"Tidak ada penggunaan APBD dalam menghadirkan artis Ibukota, untuk pendanaan diperoleh melalui kolaborasi sponsor dan berbagai pihak," ujar Hamzah melalui pesan singkat, Kamis 16 April 2026.

Baca Juga: Wasekjen Tegaskan Soliditas Kepengurusan Hiswana Migas Cianjur Tetap Kompak

Diluar hal tersebut, Hamzah menjelaskan ada anggaran dari Disporyata untuk pelaksanaan acara Lebaran Depok.

"Untuk anggaran di Disporyata digunakan sebagai tampilan budaya, " jelasnya.

Berikut jadwal Lebaran Depok:

Ngubek Empang (5 Mei): Dimulai serentak di Tapos, Cipayung, dan Sawangan. Warga akan tumpah ruah ke kolam untuk memanen ikan secara tradisional sebuah napak tilas cara orang tua dulu menyiapkan hidangan lebaran.

Andilan dan Pentas Budaya (8 Mei): Tradisi Andilan atau patungan memotong kerbau akan digelar di GDC, disusul dengan pembersihan perabot rumah tangga secara massal dan pentas seni Nusantara.

Pasar Penghabisan: Sebelum malam takbiran, warga bisa berburu kuliner langka seperti Selendang Mayang, dodol, dan uli di pasar rakyat ini.

Puncak Acara & Rantangan (9 Mei): Puncak kemeriahan ditutup dengan arak-arakan budaya besar-besaran. Tak lupa, tradisi Rantangan (saling berbagi hantaran makanan ke tetangga) akan dihidupkan kembali sebagai simbol perekat persaudaraan.

Lebaran Depok bukan sekadar pesta rakyat. Ini adalah upaya merawat memori kolektif masyarakat lokal agar tidak tergerus zaman.

Dengan penunjukan langsung melalui SK Wali Kota, Hamzah berharap acara ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya bisa berjalan maksimal melalui gotong royong dan kemitraan strategis, tanpa membebani kas daerah. (Agus)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X