Kamis, 2 Februari 2023

BTN Targetkan Pembiayaan KPR Rp2 Triliun

- Senin, 23 Agustus 2021 | 18:01 WIB

METROPOLITAN - Industri sektor properti mencatatkan tren pertumbuhan positif di tengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindi­kasikan harga properti resi­densial tumbuh meningkat sepanjang triwulan II 2021. PT Bank Tabungan Negara Tbk menggelar pameran Vir­tual Expo KPR BTN Merdeka dengan target 1 juta peng­unjung. Dari pameran ini, bank BUMN yang fokus pada pembiayaan sektor peruma­han ini mentargetkan peng­ajuan Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Pemilikan Apar­temen (KPR/KPA) bisa me­nembus sekitar Rp2 triliun. “Kami berharap dapat men­jembatani interaksi antara pembeli dan developer, dengan menyediakan ruang pamer virtual sekaligus mem­percepat jual-beli proses KPR secara online dengan pe­layanan terbaik dari Bank BTN,” tutur Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesma­hargyo. Data BI mencatat industri sektor properti mencatatkan tren pertumbuhan positif di tengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindi­kasikan harga properti resi­densial tumbuh meningkat sepanjang triwulan II 2021. “Pertumbuhan Indeks Har­ga Properti Residensial (IH­PR) triwulan II 2021 tercatat 1,49% (yoy), lebih tinggi di­bandingkan dengan pertum­buhan pada triwulan sebe­lumnya sebesar 1,35% (yoy),” ujar Direktur Eksekutif De­partemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono. Harga properti residensial primer diperkirakan tumbuh lebih terbatas pada triwulan III 2021 sebesar 1,12% (yoy). Dari sisi penjualan, hasil sur­vei mengindikasikan pen­jualan properti residensial di pasar primer pada triwu­lan II 2021 mengalami penu­runan. Hal itu tercermin dari penjualan properti re­sidensial yang terkontraksi 10,01% (yoy) pada triwulan II 2021, menurun dari 13,95% (yoy) pada triwulan sebelum­nya. Penurunan penjualan pro­perti yang lebih dalam terta­han penjualan properti tipe rumah menengah yang tetap tumbuh positif. Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa pengembang masih mengan­dalkan pembiayaan yang berasal dari nonperbankan untuk pembangunan pro­perti residensial. Pada triwulan II 2021, sebe­sar 66,45% dari total kebutu­han modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal. Semen­tara dari sisi konsumen, pem­biayaan perbankan dengan fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama konsumen da­lam pembelian properti resi­densial dengan pangsa men­capai 75,08% dari total pem­biayaan. (jp/feb/run)

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Hari Ini BBM Nabati Beredar di SPBU

Rabu, 1 Februari 2023 | 18:00 WIB
X