Sabtu, 18 April 2026

Kota Bogor Ikuti Panen Raya Padi Serentak di Indonesia Bersama Presiden Prabowo

Muhammad Rifal, Metropolitan
- Senin, 7 April 2025 | 18:22 WIB
Kegiatan Panen Raya Padi yang diikuti Forkopimda Kota Bogor di IP2TP Muara Bogor, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Senin 7 April 2025.
Kegiatan Panen Raya Padi yang diikuti Forkopimda Kota Bogor di IP2TP Muara Bogor, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Senin 7 April 2025.

METROPOLITAN.ID - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor mengikuti kegiatan Panen Raya Padi serentak di 14 provinsi se-Indonesia di IP2TP Muara Bogor, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Senin 7 April 2025.

Kegiatan Panen Raya Padi ini secara simbolis turut dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Majalengka, Provinsi Jabar.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, pada momen panen raya padi serentak ini, Presiden Prabowo Subianto menitipkan dua pesan kepada kepala daerah yakni kemandirian dan ketahanan pangan.

"Kemandirian dan ketahanan pangan tidak lepas dari infrasturktur jadi pembahasan panen raya bukan hanya ada diujung, tapi ada proses irigasi harus diperbaiki mekanisasi, pertanian, bantuan alat pertajian dan kemudahan petani mengakses pupuk," kata Dedie A Rachim.

Selain itu, ia menuturkan, panen raya padi ini bisa menjadi momentum untuk mengusung konsep dua pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo soal kemandirian dan ketahanan pangan.

"Jadi nanti harus bisa mengikuti langkah pemerintah pusat. Terutama keterasdiaan pupuk kepada petani dipangkas sehingga mudah," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan panen padi raya seluar 1 hektar dengan menghasilkan gabah basah seberat 7 ton.

"Nantinya setelah melalui proses holling mungkin bisa menghasilkan 5 ton beras. Ini proses yang panjang dan Kota Bogor bersyukur masih punya lahan pertanian yang dimiliki oleh balai pertanain padi," jelasnya.

Adapun, Dedie menjelaskan, Pemkot Bogor memiliki cadangan pertanian di 4 kecamatan. Yakni, Kecamatan Bogor Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kecamatan Tanah Sareal dan Kecamatan Bogor Selatan.

Walaupun memiliki cadangan pertanian di beberapa wilayah yang tersebar. Akan tetapi, diakui Dedie, lahan tersebut masih belum cukup dan petani masih menjadi PR di Kota Bogor.

"Tipikal Kota Bogor adalah lebih kepada jasa dan perdagangan memang pertanian ini menajdi PR. Kesulitan kita dilahannya dan dipetaninya," pungkasnya. (Rifal)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Upaya Bank Kota Bogor Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 16 April 2026 | 13:57 WIB
X