Sabtu, 18 April 2026

Jumling di Sukaraja, Sekda Sampaikan Pesan Bupati Bogor di Hadapan Jemaah

Nur Arifin., Metropolitan
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 21:40 WIB
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika dan jajaran saat Jumling di Masjid Jami Daarunnadwa, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Jumat, 1 Agustus 2025. (Diskominfo)
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika dan jajaran saat Jumling di Masjid Jami Daarunnadwa, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Jumat, 1 Agustus 2025. (Diskominfo)

 


METROPOLITAN.ID
- Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Daarunnadwa, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Jumat, 1 Agustus 2025.

Pada kesempatan tersebut, Ajat menyampaikan sejumlah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto di hadapan jemaah.

Pemkab Bogor juga secara simbolis menyerahkan bantuan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan bantuan sosial kepada pengurus masjid.

Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan pesan dan komitmen Bupati Bogor untuk terus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya melalui Jumling.

Saat ini Jumling dilaksanakan secara bersamaan di enam masjid tiap minggu dan dipimpin oleh para pejabat daerah, seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Kajari, dan Dandim.

"Jumling bukan hanya acara formal, tapi juga sarana untuk berkomunikasi aktif dan merespons kondisi sosial, fasilitas ibadah, serta kebutuhan warga di sekitar masjid. Pesan Pak Bupati, setiap masjid yang dikunjungi harus mendapat perhatian bersama," ujar Ajat Rochmat Jatnika.

Ia juga menekankan pentingnya menjalankan tugas pemerintahan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kepedulian.

Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Bogor agar pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual dan sosial masyarakat.

"Bupati Bogor memberikan perhatian khusus kepada masjid-masjid yang berada di daerah terpencil atau memiliki akses sulit, sebagai bentuk kepedulian dan pembangunan yang merata," ungkapnya.

Ajat Rochmat Jatnika juga menyarankan agar masjid menjadi tempat kedua bagi anak-anak muda, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, kegiatan positif, dan pendidikan keagamaan.

"Lebih baik anak-anak mengaji, belajar, dan tumbuh dalam lingkungan yang baik, daripada nongkrong di luar. Mari jadikan masjid sebagai pusat peradaban umat," pungkas Ajat Rochmat Jatnika.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upaya Bank Kota Bogor Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 16 April 2026 | 13:57 WIB
X