"Sehari-harinya anak ini baik tidak pernah macam-macam. Bahkan saya sering mengingatkan dia untuk langsung pulang setelah selesai sekolah,” ujarnya.
Baca Juga: Kebun Edelweiss Ranca Upas Bandung Dirusak Acara Motor Trail, Ridwan Kamil pun Murka
Sebelum kejadian, Jai mengaku tidak punya firasat apapun terkait anaknya.
“Saya juga tidak mendapat firasat apa-apa," ucapnya.
Diketahui, saat ini AS merupakan pelajar SMK Bina Warga Kelas 1 jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
AS terkapar di lokasi kejadian setelah mendapatkan luka bacok di bagian pipi sebelah kiri oleh orang tidak dikenal.
AS pun meninggal saat perjalanan menuju RS FMC.
Sebelumnya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso memerintahkan jajarannya untuk menangkap pelaku pembacokan pelajar SMK di Jalan Raya Bogor Jakarta, tepat di Gang Tapioka Simpang Pomad, Kota Bogor Jumat 10 Maret 2023.
Baca Juga: Kasus Ferdy Sambo cs, Richard Eliezer Dapat Hukuman Ringan Gegara Ada Perintah Jokowi, Apa Betul?
Pihaknya mengaku akan mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku yang diduga berjumlah 3 orang.
“Tidak ada kerusuhan itu penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia. Segera kita tangkap pelakunya,” kata Bismo pada Jumat, 10 Maret 2023.
Bismo menuturkan, pihak kepolisian memerlukan hasil penyelidikan terlebih dahulu guna mengetahui pelaku pembacokan tersebut.
"Kita lakukan penyelidikan, kita tunggu hasil dari penyelidikan, (lalu) kita akan tangkap pelakunya," tandasnya.
Dalam rekaman CCTV yang diterima Metropolitan.id, para terduga pelaku disebut berjumlah 3 orang.
Ketiganya masih mengenakan seragam sekolah dan mengendarai sepeda motor sport matic warna putih mengarah ke Kota Bogor dari simpang Pomad.