Sabtu, 18 April 2026

Tarawih Keliling di Jatibening, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Serahkan Ijazah Pelajar Tertahan 10 Tahun di Sekolah

Ryan Muttaqien, Metropolitan
- Selasa, 11 Maret 2025 | 05:28 WIB
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyerahkan ijazah seorang pelajar yang sudah tertahan selama 10 tahun saat tarawih keliling di Jatibening (ist)
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyerahkan ijazah seorang pelajar yang sudah tertahan selama 10 tahun saat tarawih keliling di Jatibening (ist)

METROPOLITAN.ID - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyerahkan ijazah pelajar SMK yang sudah tertahan selama 10 tahun di sekolah.

Bertepatan saat Tri Adhianto melaksanakan tarawih keliling di Masjid Al-Aqsho Kelurahan Jatibening Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Hal ini jadi momentum penanda bahwa Pemerintah Kota Bekasi dalam menjamin pesan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menyatakan bahwa tidak ada siswa atau siswi yang menahan ijazah di sekolahnya karena tidak bisa membayar.

Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Ciomas Bogor Ditambal Seadanya Pakai Tanah

Ijazah milik Dewi Permata Sari yang lahir di Jakarta 13 April 1997 dan sudah tertahan selama 10 tahun di sekolah Abdi Karya Kota Bekasi itu diserahkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada orang tuanya, Kamsari.

Tri menegaskan bahwa sesuai dengan perintah Gubernur Jawa Barat, tidak boleh ada sekolah di Provinsi Jawa Barat yang menahan ijazah dari siswa atau siswi karena alasan belum membayar biaya sekolah.

Hal ini tercatat dalam ijazah tersebut bahwa Dewi Permata Sari lulusan pada tanggal 15 Mei 2015, yang berarti sudah 10 tahun tertahan di sekolah pada 10 Maret 2025 telah diserahkan.

Baca Juga: Tukang Cilok Temukan Bayi Laki-laki di Pos Ronda, Banyak Warga yang Ingin Adopsi, Ini Ciri-cirinya

“Pemerintah Kota Bekasi menjamin setiap siswa dan siswi untuk mendapatkan ijazahnya, tidak ada yang menahan dengan alasan apapun, karena ijazah itu hasil dan output untuk melamar kerja si siswa, jika ditahan bagaimana ia mau melamar kerja," tegas Tri.

Menurut data, Dewi Permata sari sudah menikah dan memiliki satu orang putra dan kini menjadi ibu rumah tangga.

Suami bernama Muhammad Khoirul menerima sebagai perwakilan menerima ijazah dan berterima kasih kepada Wali Kota Bekasi atas jaminan tersebut dan akan sangat bermanfaat kedepannya.

Dalam tarawih keliling ini, Tri juga sangat berterima kasih kepada DKM Al-Aqsha karena memiliki program pengajaran dini kepada anak anak untuk belajar itikaf, karena pada era kini anak anak banyak yang terpengaruh untuk berpotensi kenakalan remaja seperti tawuran yang sangat tidak ada manfaatnya.

“Peran kuat sinergitas antara 3 pilar di wilayah sangat diperlukan untuk monitoring anak anak yang masih berkumpul di atas pukul 22.00, harus segera dibina karena berpotensi mengundang tauran," tutup dia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X