Baca Juga: Ingin Go Internasional, Pemkot Bekasi Wajibkan Bahasa Inggris Saat Zoom Meeting WFH
Viral di media sosial, harga Samsung Galaxy Tab Active 5 yang di pasaran berkisar Rp8 jutaan, tercantum dalam e-katalog pemerintah dengan harga Rp17,93 juta per unit.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp508,4 miliar.
Perbedaan harga yang mencapai dua kali lipat ini memicu dugaan adanya ketidakefisienan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.
4. Polemik Motor Listrik
BGN merealisasikan pengadaan 21.801 unit motor listrik untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Baca Juga: Lebaran Depok 2026 Siap Digelar, Datangkan Artis Ibukota Tanpa APBD
Meski Kepala BGN mengklaim ini untuk menjangkau daerah sulit, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa pihaknya sempat menolak anggaran ini pada tahun sebelumnya.
Alasannya, pemerintah ingin BGN fokus pada belanja makanan, bukan belanja modal kendaraan.
5. Anggaran EO Rp113 Miliar
Pemanfaatan jasa Event Organizer (EO) senilai Rp113 miliar melalui 31 paket pekerjaan memicu kesan kritik tajam.
Dadan Hindayana beralasan bahwa BGN masih baru dan kekurangan SDM internal.
Baca Juga: Update Harga Perak Antam Hari Ini Kamis 16 April 2026: Naik atau Turun?
6. Dari Ulat Hingga Keracunan Massal
Inilah kontroversi yang paling menyentuh aspek keselamatan anak didik.