METROPOLITAN.ID - Duka mendalam dirasakan keluarga Arya Saputra. Siswa SMK Bina Warga itu meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan saat hendak menyeberang di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Jumat, 10 Maret 2023
Kepala keluarganya, Arya Saputra mengaku bercita-cita menjadi arsitek agar dapat membangun rumah.
Hal ini dikatakan Jai (56), ayah angkat korban usai pemakaman Arya Saputra, Sabtu 11 Maret 2023.
“Almarhum itu bersekolah SMK karena pilihan dia karena dia bercita-cita untuk menjadi insinyur arsitek. Saya sampaikan juga ke dia itu terserah kamu. akhirnya dia mengambil teknik bahkan mimpi dia itu adalah membangun rumah ini,” kata Jai.
Jai juga mengatakan bahwa Arya Saputra pernah berbicara kepadanya terkait impiannya akan membangun rumah yang saat ini ditempati oleh keluarganya.
“Kalau dia kerja nanti Dede (panggilan Arya, red) pengen bangun rumah ini nanti biar Dede yang cari uangnya,” ujarnya.
Baca Juga: Hadiri Peringatan HBP ke-59 Secara Virtual, Bapas Bogor Siap Bersinergi
Jai juga menceritakan, dua hari sebelum peristiwa pembacokan ini terjadi, Arya Saputra sempat melamun.
Selain rumah ia juga ingin memiliki mobil. Keinginan tersebut disampaikan kepada sang ayah.
“Aktivitas terakhir almarhum itu adalah, dia nyender di mobil terus dia bermimpi Dia pengen punya mobil seperti itu dia bilang ‘nanti mah Dede juga akan beli mobil seperti ini’ itu kata terakhir yang saya ingat,” ucapnya.
Baca Juga: Aturan Parkir Berbayar di Pakansari Cibinong Batal? Begini Penjelasan Dishub Kabupaten Bogor
“Itu kejadiannya dua hari sebelum hari pembacokan itu. Itu kata terakhir yang saya ingat,” tambahnya. (Devina Maranti)