Sabtu, 18 April 2026

Jonggol Mulai Alami Kekeringan, Warga Minta Bantuan Air Bersih

Nur Arifin., Metropolitan
- Kamis, 31 Juli 2025 | 16:45 WIB
BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Jonggol, Kabupaten Bogor, Rabu, 30 Juli 2025. (BPBD Kabupaten Bogor)
BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Jonggol, Kabupaten Bogor, Rabu, 30 Juli 2025. (BPBD Kabupaten Bogor)


METROPOLITAN.ID
- Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor mulai mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Sebanyak 2.064 warga membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehati-hari.

BPBD Kabupaten Bogor yang mendapat laporan krisis air bersih langsung bergerak mendistribusikan 15 ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

Distribusi air bersih dilakukan pada Rabu, 30 Juli 2025 menyusul laporan kekeringan yang diterima pada malam sebelumnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan, krisis air bersih ini terjadi akibat penurunan intensitas hujan yang menyebabkan berkurangnya sumber mata air di beberapa kampung.

Akibatnya, ratusan kepala keluarga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar harian, terutama air bersih.

Empat lokasi terdampak di Desa Jonggol yang menerima distribusi air bersih yakni Kampung Karni RT 01/04 dengan 162 KK atau 544 Jiwa (2.500 liter), Kampung Karni RT 02/04 dengan 138 KK atau 469 Jiwa (2.500 liter).

Lalu Kampung Kujang RT 01/07 sebanyak 400 KK atau 840 Jiwa (5.000 liter) dan Kampung Kujang Babakan RT 02/10 sebanyak 83 KK atau 210 Jiwa (5.000 liter).

Distribusi dilakukan dari dua titik pengambilan air, yakni Kantor BPBD Kabupaten Bogor dan Instalasi Perumda Tirta Kahuripan di Kujang Jonggol, dengan total pengiriman sebanyak 3 ritase atau 15.000 liter air bersih.

"Tim mengirimka air sebanyak 15.000 liter air atay tiga ritase," ujar Adam Hamdani, Kamis, 31 Juli 2025.

Upaya distribusi air bersih ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk TRC BPBD Kabupaten Bogor, Staf Desa Jonggol, FPRB Satgas Kencana Jonggol, serta RT dan RW setempat.

"Distribusi air bersih telah dilaksanakan dan air bersih cukup untuk beberapa hari kedepan," tandasnya.

Namun, saat ini kebutuhan dasar yang masih mendesak meliputi pasokan air bersih dan penyediaan sumur bor sebagai solusi jangka panjang jika terjadi kekeringan. (Riza)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Upaya Bank Kota Bogor Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 16 April 2026 | 13:57 WIB
X