Sabtu, 4 Februari 2023

Jantung Kota Bakal Ditata

- Senin, 28 Januari 2019 | 08:13 WIB

METROPOLITAN - Pengembangan suatu kawasan memerlukan perencanaan matang. Alih-alih menghadirkan tatanan kota modern, perencanaan yang asal-asalan justru bakal membuat kota jadi semrawut dan kumuh. Tak ingin berkelanjutan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menata titik-titik di jantung kota.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, dinamika peruba­han dan rencana penataan Kota Hujan akan terus menga­lami perubahan. Program utama pemkot dalam waktu dekat ya­kni rencana pembenahan di Kecamatan Bogor Tengah. “Yang akan kami tata itu yakni Pasar Bogor, Stasiun Bogor dan nor­malisasi Sungai Ciliwung,” ujar Bima saat ditemui wartawan koran ini, beberapa waktu lalu. Bima berharap penataan ke­tiga titik jantung kota ini bisa rampung pada 2020. Kecama­tan Bogor Tengah nantinya akan menjadi kecamatan paling cantik, karena merupakan eta­lase dan halaman Bogor. “Pro­gram pertama yang bakal di­tata yakni pembenahan Pasar Bogor. Di lokasi itu akan di­bangun fasilitas Park and Ride,” terangnya. Selain pembangunan ulang atau pembenahan Pasar Bogor yang dilengkapi ruang terbuka publik yang nyaman, juga ada­nya akses underpass bagi ma­syarakat dari Vihara Dhanagun hingga pintu masuk Kebun Raya Bogor (KRB). “Titik kedua yakni Taman Topi. Pemkot Bogor berencana mengembangkan area seluas 2,3 hektare itu menjadi ruang terbuka hijau (RTH) terinte­grasi dengan Stasiun Bogor dan Masjid Agung,” bebernya. Bima mengungkapkan, komu­nikasi dan koordinasi dengan pihak terkait sangat diperlukan. Pemprov Jawa Barat telah mem­berikan Rp15 miliar. Terakhir, di titik ketiga adalah normali­sasi Sungai Ciliwung. “Sungai Ciliwung akan menjadi jalur wisata air dengan Kampung Tematik yang terintegrasi. Mu­lai dari Kampung Pulogeulis hingga Sempur,” tegasnya. Ia juga mengimbau semua dinas terkait bisa men-sinkro­nisasi program mulai tahun ini, sehingga pada 2020 sudah jelas. Khusus Taman Topi dan Pasar Bogor, proses pembuatan De­tail Engineering Design (DED) sudah dimulai. Terpisah, asisten Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Hanafi, menjelaskan, pihaknya tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai kota pusaka yang ber­wawasan lingkungan. Kota Bogor ini dibagi menjadi lima Wilayah Pengembangan (WP). “Sesuai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), WP A ada di pusat kota Kecamatan Bo­gor Tengah,” tukasnya. (ads/c/yok/py)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

5 Calon Kades Siap Tarung Pilkades Cipinang Rumpin

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:15 WIB

Rotasi Mutasi Pejabat Pemkot Bogor Masih Molor

Kamis, 2 Februari 2023 | 12:19 WIB
X