Rabu, 8 Februari 2023

Akhir Maret, Baru 44 Paket Masuk Lelang

- Senin, 25 Maret 2019 | 09:22 WIB

METROPOLITAN - Mendekati akhir triwulan pertama 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor baru mencatatkan 48 jumlah paket lelang yang masuk di Unit Layanan Penga­daan Barang dan Jasa (ULPBJ) per 18 Maret. Jumlah itu menurun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat itu, hingga 18 Maret 2018, ULPBJ mencatat ada 170 kegiatan yang masuk lelang. Tentu ini menjadi pe­kerjaan rumah (PR) besar bagi pemkab agar segera di­selesaikan. Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran pekerjaan, ter­lebih yang mengelan angga­ran besar, akan menumpuk di akhir tahun. Bahkan ber­potensi meningkatkan jumlah Sisa Lebih Penggunaan Ang­garan (Silpa) negatif. Belum lagi peningkatan aktifitas masyarakat yang tinggi saat Ramadan dan Idul Fitri, yang semestinya sejalan dengan pekerjaan infrastruktur. “Ini harus jadi perhatian, makanya Satuan Kerja Perang­kat Daerah (SKPD) mestinya bisa lebih cepat mengajukan proyek pekerjaan untuk dile­langkan. Percepat masukkan dokumen untuk lelang. Ka­rena ini bahaya, bisa berdam­pak Silpa di akhir tahun,” kata Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP­BJ) Kabupaten Bogor Budi Cahyadi Wiryadi, kepada Met­ropolitan akhir pekan lalu. Berkaca pada tahun lalu, sambung dia, masih banyak pekerjaan yang menumpuk di akhir tahun. Sehingga ber­buah silpa negatif hingga molornya pekerjaan dan mesti kena adendum atau perpanjangan waktu kontrak. “Itu tahun lalu di periode yang sama sudah 170, tapi masih banyak yang numpuk di akhir (tahun). Nah sekarang baru 48 pekerjaan, potensi bisa jadi lebih besar. Belum lagi Aktifitas masyarakat menuju lebaran akan semakin meningkat, perlu infrastruk­tur yang memadai dari pe­merintah," ucap Budi CW. Pria berkumis itu menam­bahkan, selain potensi sisa anggaran, pihaknya juga akan mengalami kendala lantaran lambatnya pengajuan lelang dari SKPD. Sebab, ULPBJ juga bakal keteteran saat mela­kukan kroscek berkas lelang. Apalagi jumlah pekerjaan di Kabupaten Bogor yang sang­at banyak. “Belum lagi kalau ada yang gagal lelang. Atau ada berkas dokumen yang kurang lengkap dalam persyaratan. Tentu kami berharap segera SKPD mempercepat masukan berkas lelang. Pengalaman tahun lalu juga kan kendala peker­jaan karena cuaca, harusnya bisa dihindari,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Ade Yasin pernah menekankan agar para SKPD sebagai peng­guna anggaran, bisa bergerak cepat memasukan berkas le­lang. Agar pekerjaan bisa se­gera dilakukan. Apalagi, man­tan wakil ketua DPRD Kabu­paten Bogor periode 2009-2014 itu sangat memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk memajukan daerah. Bahkan, sempat menjadi pem­bahasan utama dalam rapat koordinasi dengan seluruh SKPD beberapa waktu silam “Iya (jumlah lelang, red) baru sedikit yang masuk mengaju­kan. Saya sih minta dipercepat, jangan sampai numpuk di akhir tahun, kan kendala nya banyak, cuaca juga. Harusnya lebih cepat. Evaluasi mesti segera ditindak lanjut,” pung­kas wanita yang akrab disapa AY. (ryn/c/yok)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Reses Dewan di Ciampea Banjir Keluhan

Rabu, 8 Februari 2023 | 13:00 WIB
X