METROPOLITAN.ID - Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) Bogor menggelar kegiatan Seminar Internasional, di Aula Fakultas Teknik Unpak, Kamis 30 November 2023.
Seminar yang dibuka Rektor Unpak Bogor Prof. Didik Notosudjono ini mengundang sejumlah pembicara untuk menjelaskan soal konsep Megacities atau kota berkelanjutan, termasuk kota pariwisata.
Rektor Unpak Bogor Prof. Didik Notosudjono mengatakan tujuan seminar ini untuk menjawab tantangan masa kini yaitu pengembangan transportasi, teknologi informasi, dan sumber daya alam menuju kota pariwisata.
Beberapa hal ini, kata dia, harus jadi fokus khususnya untuk Kota Bogor dalam mengembangkan kota pariwisata.
"Unpak khususnya Fakultas Teknik yang merupakan akademisi mencoba menjembatani tantangan tersebut dengan menggelar seminar ini," ujar dia.
Ia berharap, kedepannya mudah-mudahan Kota Bogor sebagai kota singgah bisa menjadi kota tujuan wisata sebab adanya pengembangan wisata yang berkelanjutan.
Baca Juga: HUT KORPRI, Pj Wali Kota Bekasi Gani Muhamad Ngarep Para ASN Tingkatkan Inovasi dalam Bekerja
"Pengembangan infrastruktur kota dan pariwisata merupakan upaya menjamin keberhasilan generasi yang akan datang," ungkapnya.
Seminar ini menghadirkan 4 narasumber dari dalam maupun luar negeri, yaitu Dosen UTHM Malaysia Prof Kamarulzaki bin Mustafa dari, Dosen Akprind Yogyakarta Samuel Kristiyana dari, Dosen FT Unpak Denny Sukamto Kadarisman, dan Dosen Mitrans Malaysia Prof. Zaharah Mohd Yusoff.
Dosen Fakultas Teknik Unpak Bogor Denny Sukamto Kadarisman menerangkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten dan Kota Bogor sangatlah besar. Ada beberapa geopark yang bisa dikembangkan menjadi wisata utama di masa depan.
Baca Juga: Naik Rp500 Miliar, Kota Bandung Tetapkan APBD 2024 Rp7,78 Triliun
"Kawasan Bogor Barat dan Bogor Timur menawarkan nilai jual pariwisata yang berbeda," ungkapnya.
Menurutnya wisatawan dengan minat di bidang geologi, biologi, dan budaya dapat diarahkan ke Geopark Pongkor yang berada di sisi barat.