Kekalahan ini juga memperpanjang tren buruk Chelsea di Premier League.
Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka selalu kalah tanpa mencetak gol, masing-masing saat menghadapi Newcastle United (0-1), Everton (0-3), dan Manchester City (0-3).
Catatan tersebut menyamai rekor buruk yang pernah dialami Chelsea pada periode Februari hingga Maret 1998.
Baca Juga: Kabupaten Cianjur Bangun 29 Kilometer Jalan dengan Rp76 M pada 2025, Ini Kata Poslogis
Saat itu, mereka menelan empat kekalahan beruntun tanpa mencetak gol, masing-masing saat menghadapi Arsenal (0-2), Leicester City (0-2), Manchester United (0-1), dan Aston Villa (0-1).
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui bertanggung jawab atas performa timnya yang belum maksimal.
"Saya bertanggung jawab. Ini adalah sebuah grup. Ini adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan. Ini dimulai dari kebiasaan dan nilai-nilai Anda. Saya tidak bisa katakan ada kurangnya usaha. Tapi ada kurangnya kepercayaan diri di babak kedua," ujarnya.
Baca Juga: Tebing Setinggi 7 Meter di Sukalarang Sukabumi Longsor, Satu Rumah Warga Rusak Berat
"Kami harus berkembang. Kami berada di tempat yang sulit saat ini dan kami memiliki pertandingan besar lainnya minggu depan," tambahnya.
Chelsea kini dituntut segera bangkit jika ingin menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.